Menantang Adrenalin di River Tubing Panundaan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BANDUNG — Bagi para pecinta olahraga yang menantang adrenalin, River Tubing Panundaan di Kampung Citiwuy, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat bisa menjadi pilihan. Karena walaupun jalurnya tidak panjang, kehadiran batu alam dan jalur yang tidak landai menjanjikan tantangan tersendiri.

Pengelola River Tubing Panundaan Gilang Parluatan menjelaskan perbedaan River Tubing Panundaan dengan river tubing di sekitarnya, saat ditemui di River Tubing Panundaan, Kampung Citiwuy, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Minggu (11/4/2021) – Foto Ranny Supusepa

Pengelola, Gilang Parluatan menyatakan river tubing ini sudah ada sejak 2019 lalu.

“Yang membedakan dengan river tubing lainnya adalah jalurnya yang tidak landai dan banyak batuan yang harus dihindari oleh para tuber,” kata Gilang saat ditemui di jalur river tubing, Kampung Citiwuy, Panundaan, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Minggu (11/4/2021).

Tapi walaupun jalurnya ekstrim, Gilang memastikan bahwa para tuber akan aman.

“Tapi semuanya aman dan kita bekerja sama dengan asuransi. Harga yang kita kasih itu, sudah termasuk asuransi,” ujarnya.

Disebutkan, ada guide yang memantau di setiap titik ekstrem untuk memastikan keamanan para tuber dan juga untuk membantu jika mengalami kesulitan.

“Ini untuk 17 tahun ke atas. Kami juga memastikan setiap tuber menggunakan perlengkapan yang menjamin keselamatannya. Ditambah ada pengarahan juga sebelum kegiatan mengarungi sungai dilakukan,” urainya.

Gilang menyebutkan, untuk mengarungi jarak sekitar 1,5 km, harga yang ditawarkan adalah Rp125 ribu per orang.

“Sudah termasuk makan nasi liwet di daun pisang juga. Biasanya dilakukan setelah kegiatan. Paling untuk mengarungi jalur, itu sekitar 1-2 jam. Jadi habis basah, capek, seru-seruan, kita makan bersama,” ucapnya sambil tertawa.

Banyaknya peminat river tubing, lanjutnya, adalah karena kegiatan ini selain menyenangkan, juga memberikan pembelajaran tentang keseimbangan, penguasaan diri dan kerjasama tim.

“Ya komplit sebenarnya. Yang pasti menyenangkan. Olahraga tapi rileks. Para tuber akan belajar menguasai diri, tidak panik dan cepat memutuskan apa yang harus dilakukan saat ban oleng atau terbentur sesuatu. Kalau tubingnya satu tim, artinya kan ada kerja sama kelompok untuk memastikan, semua berhasil sampai akhir jalur,” tandasnya.

Salah satu penikmat River Tubing, Sari menyatakan dirinya sangat menikmati perjalanan.

“Seru dan basah,” katanya singkat saat ditemui di akhir jalur, sambil tertawa.

Tapi, lanjutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman lain.

“Awalnya takut. Tapi setelah dilalui, rasanya seru. Memang kalau bannya goyang agak panik. Harus benar-benar menjaga agar ban bisa seimbang dan jangan sampai terbalik,” pungkasnya.

Lihat juga...