Menteri Lutfi: Revitalisasi Pasar Bawah Bukittinggi Dimulai 2022

​​​​​​​BUKITTINGGI — Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan proses revitalisasi Pasar Bawah Bukittinggi, Sumatera Barat, akan mulai dikerjakan pada 2022.

“Proses revitalisasi Pasar Bawah akan dimulai pengerjaannya pada 2022 dengan dana siap digelontorkan Rp400 miliar melalui pos anggaran dana APBN bukan melalui pihak ketiga sesuai proposal diajukan Wali Kota Bukittinggi,” jelas Lutfi saat meninjau Pasar Bawah di Bukittinggi, Senin (5/4).

Mendag juga menyatakan pihaknya akan melakukan pengerjaan Pasar Bawah Bukittinggi sesuai komitmen pemerintah pusat sehingga kegiatan perekonomian dan tata kota menjadi lebih baik dan lebih bersih.

Menurutnya keberadaan Bukittingi bukan hanya sebagai kota perekonomian tetapi juga sebagai kota wisata tentunya harus dimulai dari kondisi pasar yang bersih.

Di samping melihat kondisi Pasar Bawah, Mendag juga lakukan peninjauan kondisi harga jelang Ramadhan 1432 Hijriah yang didapati sedikit kenaikan pada minyak sayur karena dipicu kenaikan harga minyak dunia.

Memakai kemeja putih, Mendag didampingi Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Wali Kota Bukittinggi Erman Safar serta Anggota DPR RI Andre Rosiade berinteraksi dengan pedagang bahan pokok di Pasar Bawah.

Kunjungan tersebut sekaligus menindaklanjuti pertemuan Wali Kota Bukittinggi Erman Safar ke Kementerian Perdagangan sebelumnya di Jakarta dalam rangka upaya perbaikan dan pemberdayaan kembali Pasar tersebut.

Rombongan sesuai jadwal tiba di Bukittinggi pada jam 18.30 WIB.

Selanjutnya rombongan bergerak ke Pasar Atas untuk makan malam bersama di Rumah Makan Simpang Raya Jam Gadang.

Menteri Perdagangan beserta rombongan melanjutkan perjalanan ke Padang setelahnya untuk mengunjungi Pasar Raya Padang pada Selasa.

Pasar Bawah dan Pasar Aur Tajungkang merupakan pusat perbelanjaan pasar tradisional yang ada di Bukittinggi.

Pasar ini selalu ramai menjadi titik aktivitas jual beli bahan kebutuhan sehari hari masyarakat.

Saat ini pemerintah kota berupaya untuk melakukan perbaikan sarana dan tata kelola pedagang untuk kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat di sana. [Ant]

Lihat juga...