Lebaran CDN

Pegawai Mal di Kota Bandung Ikuti Vaksinasi Massal

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Kesehatan memfasilitasi kegiatan vaksinasi Covid-19 secara massal bagi ribuan pegawai mal di seluruh Kota Bandung.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara, mengungkapkan, bahwa vaksinasi diperlukan agar para pelaku ekonomi dapat terlindungi sehingga perekonomian juga tetap berjalan. Selain itu, vaksinasi Covid-19 terhadap pedagang dapat memberikan rasa aman kepada konsumen yang berbelanja kepada mereka.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara usai menghadiri kegiatan vaksinasi massal bagi para pegawai mal di Kota Bandung, Jumat (30/4/2021) di salah satu hotel di Kota Bandung. Foto: Amar Faizal Haidar

”Dengan vaksinasi ini kita berharap aktivitas ekonomi di pusat-pusat perbelajaan dapat lebih aman. Diri para pegawai ini terlindungi dan juga keluarga mereka,” ujar Ahyani saat mengunjungi kegiatan vaksinasi tersebut, di salah satu hotel di Bandung, Jumat (30/4/2021).

Ahyani menyebut, bahwa bersamaan dengan vaksinasi untuk pegawai mal, pihaknya juga kini tengah melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi kelompok lanjut usia (lansia) di 80 Puskesmas di Kota Bandung.

“Sekali lagi kita berharap vaksinasi ini berjalan lancar, sehingga kita bisa berkontribusi secara nasional dalam mencapai herd immunity (kekebalan kolektif),” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kota Bandung, Dedi Priadi Nugraha, mengapresiasi baik kegiatan vaksinasi Covid-19 massal ini. Menurut Dedi, pedagang harus jadi prioritas sasaran vaksin karena aktivitas mereka melibatkan transaksi ekonomi dan kontak langsung dengan masyarakat.

”Mal selain punya fungsi ekonomi juga punya fungsi pariwisata bagi Kota Bandung. Kalau pedagangnya sudah divaksinasi ini akan membuat pengunjung merasa yakin dan aman, sehingga perekonomian kita tetap berjalan,” jelasnya.

Ia juga berharap vaksinasi Covid-19 ini dapat dirasakan secara merata bagi seluruh kalangan, termasuk pelaku UMKM, mal, pedagang, dan kalangan masyarakat lainnya meskipun ia memahami keterbatasan pemerintah.

”Saat ini pedagang yang terdata masuk sasaran vaksin ada 825 orang, namun ke depannya saya harap vaksinasi bisa secara bertahap dilakukan juga bagi masyarakat lainnya,” pungkasnya.

Lihat juga...