Lebaran CDN

Pemandu Geowisata Harus Mampu Sajikan Cerita

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Makna atau peran seorang pemandu geowisata dalam mengembangkan suatu lokasi pariwisata, sangat besar. Karena seorang pemandu geowisata bukan hanya menemani wisatawan, tapi mampu memberikan suatu kesan berbeda saat mengunjungi lokasi wisata tertentu.

CEO Atourin Teknologi, Reza Permadi, yang juga sering menjadi pemandu wisata sesuai permintaan, menyatakan seorang pemandu geowisata harus mampu menyajikan suatu informasi kepada para wisatawan yang dipandunya.

“Bukan hanya sebagai yang menemani. Tapi, sebagai seorang yang menerjemahkan fenomena kebumian menjadi suatu cerita menarik, yang akan diingat wisatawan dan menjadi alasan untuk wisatawan itu kembali dan akan membawa orang lain untuk berkunjung juga,” kata Reza, dalam diskusi online geosains, Minggu (25/4/2021).

Seorang pemandu Geo wisata yang juga seorang geosaintis, lanjutnya, tentunya akan memiliki keuntungan karena memahami ilmu kebumian.

“Dengan bekal keilmuannya, seorang geosaintis tentunya akan mampu menjadi pemandu geowisata. Tapi, tidak cukup dengan hal itu saja. Masih dibutuhkan kaitan keilmuan lainnya. Misalnya, budaya. Untuk melengkapi paparan wisata yang diberikan seorang pemandu,” ucap wakil ketua asosiasi profesi Pemandu Geo Wisata Indonesia (PGWI) ini.

Ilmu lainnya yang juga akan membantu seorang pemandu wisata dalam menyampaikan informasi pada wisatawan adalah ilmu komunikasi.

“Komunikasi itu penting. Karena akan memastikan seorang pemandu wisata bisa menceritakan tentang fenomena alam, bukan dengan bahasa ilmiah. Tapi, dengan bahasa yag dimengerti oleh peserta wisata,” tuturnya.

Contohnya, saat pemandu geo wisata menceritakan tentang proses terbentuknya gunung api, tentunya bahasa yang dipergunakan akan berbeda antara peserta wisata dari kalangan anak sekolah yang tingkat SMA dengan yang sekolah dasar.

“Atau, berbeda juga dengan peserta wisata yang isinya adalah masyarakat umum, yang tingkat pendidikannya berbeda,” ungkapnya.

Ketua Asosiasi Pemandu Geo Wisata Indonesia (PGWI), Deni Sugandi, menyatakan untuk menjadi seorang pemandu wisata geowisata memang tidak mewajibkan harus berlatar belakang geosaintifik.

“Jika memang memiliki latar belakang geosains, akan lebih baik. Tapi, pemandu wisata itu memiliki begitu banyak aspek dalam menjalankan tugasnya. Sehingga dibutuhkan berbagai keilmuan. Bahkan, seorang yang belajar geosains tetap harus belajar lagi,” kata Deni, dalam kesempatan yang sama.

Ia menyampaikan, untuk mempelajari suatu keilmuan, saat ini sudah banyak sekali sumber yang bisa dimanfaatkan. “Sehingga tinggal kemauan si pemandu wisatanya sendiri. Mau atau tidak meningkatkan kompetensinya. Harapan saya, semua pemandu wisata bisa menjadi profesional dan mau terus belajar. Karena yang namanya objek wisata alam ini akan terus berkembang,” pungkasnya.

Lihat juga...