Lebaran CDN

Pematang Sunrise, Alternatif Lokasi Ngabuburit Bernuansa Lingkungan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Bentang alam lingkungan paduan laut, pulau, perbukitan dan langit menghiasi Pematang Sunrise yang berada di dusun Kayutabu, Kelawi, Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Lokasi yang jauh dari hiruk pikuk kota tersebut juga cocok untuk kegiatan bersantai, membaca buku hingga ngabuburit.

Ardi Yanto, pegiat literasi Motor Perahu Pustaka sekaligus anggota pengelola destinasi wisata alam itu menyebut waktu berbuka puasa (ngabuburit) kerap ramai di lokasi tersebut. Sejak siang mendekati petang beberapa warga yang sepakat untuk berbuka bersama telah membawa makanan.

“Daripada anak berkumpul tidak mengisi kegiatan yang positif, saya bawakan buku, karena setelah kegiatan membaca buku kami isi dengan makan bersama untuk hidangan berbuka puasa, sekaligus mempererat kebersamaan antar remaja di desa kami,” terang Ardi Yanto saat ditemui Cendana News, Rabu petang (21/4/2021).

Ardi Yanto bilang selain kegiatan mengisi waktu berbuka puasa, lokasi bukit Pematang Sunrise bisa untuk melihat pulau Jawa.

Persiapan menu berbuka puasa dilakukan oleh sejumlah remaja putri dibantu oleh pemilik warung di lokasi tersebut. Remaja pria akan membantu proses penyiapan ikan bakar dan alas daun pisang untuk makan bersama.

Memanfaatkan destinasi bukit Pematang Sunrise sebut Ardi Yanto jadi kesempatan untuk mengenalkan spot wisata alam. Lokasi terbuka di alam sekaligus mengedukasi anak anak mencintai lingkungan.

“Semangat kekeluargaan dan juga mengenalkan objek wisata alam melalui media sosial,” bebernya.

Ardi Yanto (kiri berpeci) pegiat literasi Motor Perahu Pustaka mengajak anak anak berbuka puasa bersama di bukit Pematang Sunrise, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu petang (21/4/2021). Foto: Henk Widi

Icha, salah satu remaja di Desa Kelawi menyebut lokasi objek wisata Pematang Sunrise telah memiliki mushola. Sebelum aktivitas berbuka puasa, ia dan remaja setempat bisa menjalankan ibadah shalat Maghrib. Kebersamaan dengan remaja setempat dilakukan sebagai pengisi waktu ramadan. Meski kegiatan buka bersama sistem bancakan, kebersamaan tetap terjaga.

Menikmati buka bersama sistem bancakan sebutnya digelar sederhana. Memakai alas daun pisang yang dihampar pada meja, nasi dengan lauk ikan bakar, sambal pekhos dan lalapan bisa disantap. Semua bahan lalapan sebagian diperoleh dari hasil tanaman petani yang ada di sekitar bukit Pematang Sunrise.

“Minuman kelapa muda segar bisa dimanfaatkan untuk menu berbuka puasa hasil kebun warga,” cetusnya.

Christeva, salah satu anak yang berkunjung ke bukit Pematang Sunrise menyebut bisa melihat pemandangan menarik. Pemandangan hamparan tambak, sabuk hijau atau greenbelt menjadi perpaduan antara keindahan lingkungan pantai ujung Sumatera tersebut.

Lihat juga...