Lebaran CDN

Pemuda Ini Raup Puluhan Juta Rupiah per Bulan dari Ikan Kerapu Hias

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Isna Susanta (36), warga Dusun Monggangan, Kadirojo, Palbapang, Bantul, mampu meraup omzet hingga puluhan juta rupiah per bulan dari hasil menggeluti bisnis ikan hias kerapu emas atau kerapu kertang.

Meski baru berjalan sekitar 1,5 tahun, usaha miliknya ini justru berkembang pesat selama pandemi Covid-19. Sebagaimana diketahui, selama ini ikan kerapu identik dengan ikan konsumsi. Tapi, di kalangan penghobi seperti Isna, ikan kerapu emas atau kerapu kertang merupakan komoditas ikan hias yang sangat berharga.

“Saat masih kecil, ikan ini memiliki warna yang sangat indah. Sehingga banyak disukai para penghobi ikan predator. Mereka biasa menyebutnya Bumblebee Grouper. Dan, karena harganya yang sangat mahal, ikan ini juga sering disebut ikan sultan,” ungkap lelaki yang biasa disapa Fajar ini, saat ditemui Cendana News di rumahnya, Kamis (29/4/2021).

Ikan hias kerapu milik Isna Susanta (36), warga Dusun Monggangan, Kadirojo, Palbapang, Bantul, Yogyakarta, Kamis (29/4/2021). -Foto: Jatmika H Kusmargana

Ia menjelaskan, ikan kerapu emas disebut ikan sultan karena harganya yang terbilang fantastis. Satu ekor ikan kerapu emas ukuran 10-12 cm bisa laku hingga Rp1,3 -1,5 juta per ekor. Sementara untuk ukuran 20 cm, harganya bisa mencapai Rp2juta -2,5 juta per ekor. Bahkan untuk ukuran lebih dari 30 cm, harganya bisa mencapai Rp3juta lebih.

“Harganya mahal karena keberadaannya cukup sulit ditemukan. Bisa dibilang langka, meski bukan jenis dilindungi. Peminat sebenarnya sangat banyak, walau memang hanya kalangan menengah atas saja yang mau membeli,” katanya.

Mendatangkan langsung dari nelayan di wilayah Sumatra, Fajar mengaku mampu menjual ikan predator air payau ini hingga 30-40 ekor per bulan. Pelanggannya berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Mulai dari kota-kota besar di Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, bahkan hingga Malaysia.

“Awalnya saya hobi memelihara ikan air payau, seperti Giant Travelly, Mangrove Jack, puffer atau buntal hingga kiper. Saya dapat ikan-ikan itu dari hasil memancing. Ternyata banyak penghobi yang suka. Dari situlah saya mulai berjualan ikan air payau. Termasuk kerapu emas ini,” katanya.

Menurutnya, untuk memelihara ikan air payau tidaklah sukit. Cukup dengan menyiapkan akuarium berisi air tawar yang telah dicampur dengan garam. Sementara untuk makanannya bisa memakai udang maupun ikan-ikan kecil.

Lihat juga...