Lebaran CDN

Penjualan Tiket Kereta Lebaran Masih Menunggu Arahan Pemerintah

Penumpang antre untuk memasuki area peron di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (25/12/2020) - foto Ant

JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, masih menunggu arahan dan ketentuan lebih lanjut dari pemerintah, terkait pengaturan transportasi kereta api, termasuk penjualan tiket untuk Hari Raya Idul Fitri pada Mei 2021.

VP Public Relations KAI, Joni Martinus mengatakan, sampai saat ini, KAI baru melayani penjualan tiket kereta api (KA) jarak jauh hingga keberangkatan 30 April 2021. “Untuk keberangkatan Mei, KAI masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah, terkait detail pengaturan moda transportasi kereta api,” kata Joni, Rabu (14/4/2021).

Mengenai larangan mudik Lebaran 2021 oleh pemerintah, KAI menyatakan, belum ada pembatalan tiket untuk mudik, karena penjualan KA jarak jauh baru dibuka sampai 30 April 2021. Sejauh ini, penjualan tiket kereta pun masih normal, atau belum ada peningkatan yang signifikan.
Tercatat, selama periode 1-13 April 2021, KAI telah memberangkatkan rata-rata 40.000 penumpang KA jarak jauh per-hari. Penjualan ini pun diklaim masih terbilang normal.

Sebelumnya, pemerintah secara resmi melarang masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran 2021.
Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kepala Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub), juga menerbitkan Peraturan Menteri (PM) No.13/2021, tentang Pengendalian Transportasi selama masa Idul Fitri 1442 H dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19.
Pengendalian transportasi tersebut dilakukan melalui larangan penggunaan atau pengoperasian sarana transportasi, untuk semua moda transportasi yaitu moda darat, laut, udara dan perkeretaapian dimulai pada 6-17 Mei 2021. (Ant)

Lihat juga...