Lebaran CDN

Penumpang Kapal di Bakauheni Wajib Miliki Keterangan Bebas Covid-19

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Captain Solikin, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni menyebutkan, pihaknya berkoordinasi dengan instansi kesehatan melakukan antisipasi penyebaran Covid-19, sesuai addendum Surat Edaran Ketua Satgas Covid-19 Nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Captain Solikin, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang utama Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat (30/4/2021). Foto: Henk Widi

Salah satu aturan seluruh penumpang wajib membawa surat keterangan bebas Covid-19 dari luar pelabuhan, untuk hindari antrean di area pelabuhan. Aturan diberlalukan mulai 22 April-05 Mei 2021 dan 18 Mei-24 Mei 2021.

“Jika pelaku perjalanan telah memiliki hasil tes PCR atau rapid antigen dengan suratnya maka tidak perlu melakukan tes GeNose C19 dan sebaliknya pelaku perjalanan yang tidak memiliki hasil rapid test PCR dan antigen wajib melakukan GeNose C19 yang telah difasilitasi oleh petugas kesehatan,” terang Captain Solikin di Bakauheni, Jumat (30/4/2021).

Petugas sebut Captain Solikin bersiaga di area loket pembelian tiket dermaga reguler dan dermaga eksekutif. Para penumpang kapal roll on roll off (Roro) sebutnya wajib memperhatikan protokol kesehatan. Sejumlah tempat cuci tangan, alat pendeteksi suhu tubuh juga disediakan pada sejumlah titik.

Terpisah Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang, Wilker Bakauheni, Lampung Selatan, Suwoyo menyebutkan, seluruh pelaku perjalanan menggunakan kapal roro yang hendak menyeberang dari Bakauheni ke Merak dan sebaliknya wajib memperlihatkan keterangan tes rapid test bebas Covid-19.

Ia menuturkan penumpang juga harus mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektronik atau elektronic Health Alert Card (e-HAC) Indonesia.

“Kartu kewaspadaan kesehatan elektronik jadi cara untuk memantau kondisi kesehatan penumpang dan mempermudah pelacakan,” ungkapnya.

Suwoyo bilang petugas KKP disiagakan pada dermaga reguler dan eksekutif. Langkah antisipasi bagi pelaku perjalananan telah dikoordinasikan dengan pihak pelabuhan dan sejumlah operator kapal roro.

Nurhadi, salah satu pelaku perjalanan asal Lampung Timur mengaku telah melakukan rapid test antigen sehari sebelumnya. Ia akan berangkat ke Tangerang untuk urusan keluarga. Bukti surat sehat bebas Covid-19 digunakan olehnya untuk membeli tiket kapal secara online.

Dikatakan, semenjak pembatasan pelaku perjalanan ia menyebut kondisi di jalan dan kapal terlihat lengang.

“Semenjak adanya aturan ketat agar tidak mudik penumpang terlihat lebih sedikit di kapal,” cetusnya.

Antisipasi pelaku perjalanan tidak membawa surat bebas Covid-19, penyekatan dilakukan oleh personel gabungan. Penyekatan oleh tim gugus tugas Covid-19, Polres Lamsel memeriksa kendaraan yang akan menyeberang melalui pelabuhan Bakauheni. Antisipasi penyebaran Covid-19 sejumlah desa juga telah menyediakan bilik disinfektan, salah satunya di tempat ibadah.

Lihat juga...