Lebaran CDN

Penyidikan Pelanggaran 11 Kapal di Selat Makassar Rampung

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JAKARTA — Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan pada Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) merampungkan penyidikan terhadap 11 kapal ikan berbendera Indonesia yang melakukan pelanggaran di WPPNRI 713 Selat Makassar.

“Kurun waktu 21 hari, PSDKP merampungkan penyidikan 11 kapal ikan berbendera Indonesia di Selat Makassar. PPNS Perikanan semakin profesional dalam melaksanakan penyidikan tindak pidana di bidang kelautan dan perikanan,” ujar Antam Novambar, Plt. Direktur Jenderal PSDKP di Jakarta, Sabtu (17/4/2021).

Dikatakan, Kejaksaan Negeri Kotabaru telah menyatakan berkas penyidikan terhadap 11 kapal telah P-21.

Kesebelas kapal tersebut adalah KM. Bagus Mina Barokah, KM. Hasil Mina Yanfauna, KM. Indi-1, KM. Puji Manunggal Sejati, KM. Kandang Jaya, KM. Anugerah Sedulur Barokah, KM. Sabar Nerimo Rezeki, KM. Mutiara Abadi Barokah, KM. Anugerah Jaya Baru 2, KM. Halim Samudera Harta 2, dan KM. Sinar Jaya Abadi.

“Para nakhoda kesebelas kapal tersebut disangkakan dengan Pasal 100 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2004 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 45 Tahun 2009 jo Pasal 7 ayat (2) huruf C Sektor Kelautan dan Perikanan Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” terang Antam.

Sementara itu, Plt. Direktur Penanganan Pelanggaran, Nugroho Aji menyampaikan bahwa 55 Anak Buah Kapal Non-Justitia atau yang tidak terkait dengan proses hukum ini telah dipulangkan ke daerahnya masing-masing. Hal ini merupakan bentuk kepedulian Ditjen PSDKP terhadap nelayan-nelayan Indonesia.

“55 orang ABK sudah kami pulangkan,” pungkas Nugroho, mengapresiasi dukungan dari Kejaksaan Kotabaru, Pangkalan TNI AL Kotabaru, Polres Kotabaru dan Dinas Kelautan dan Perikanan atas dukungan pengamanan selama proses penyidikan.

Dalam 100 hari kepemimpinan Menteri Trenggono, setidaknya dilaporkan telah menangkap 72 kapal ikan yang terdiri dari 12 kapal ikan asing dan 60 kapal ikan berbendera Indonesia.

Adapun kapal ikan asing yang ditangkap merupakan 5 kapal ikan berbendera Malaysia dan 7 kapal ikan berbendera Vietnam.

Lihat juga...