Lebaran CDN

Pepes Jamur Tiram Pilihan Menu Makan Sahur

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Pepes jamur tiram menjadi menu pilihan saat makan sahur. Proses pembuatannya yang dikukus dan tanpa digoreng, membuat pepes ini disukai karena dianggap lebih sehat. Selain itu, bahan dan cara membuatnya pun cukup mudah.

Nia, salah satu pedagang makanan di kawasan Gandoang, Bogor Timur, mengatakan pepes jamur hanya membutuhkan waktu memasak sekitar 30-40 menit.

“Memasaknya tidak lama. Bahannya juga selalu ada di pasar. Kalau suka bisa dicampur dengan tahu. Tapi, kalau saya lebih suka hanya menambahkan kemangi dan daun jeruk saja,” kata Nia, saat ditemui di sela berjualan, Sabtu (24/4/2021).

Pedagang Pepes Jamur Tiram Nia, saat ditemui di tempatnya berdagang di seputar Gandoang, Bogor Timur, Sabtu (24/4/2021). –Foto: Ranny Supusepa

Ia menyebutkan untuk bumbunya, hampir sama  dengan bumbu pepes biasa. “Bawang merah, bawang putih, serai, gula, garam dan sedikit merica. Semuanya diulek halus lalu tumis. Setelah harum masukkan jamur, lalu aduk sampai rata,” urainya.

Untuk cabai, ia menyebutkan tidak menggunakan cabai merah besar. “Cuma pakai cabai setan saja. Lalu, daun jeruk jangan diiris supaya nanti gampang dibuang sama yang makan. Lalu, ditambahkan dengan irisan tomat dan kemangi. Batang kemanginya jangan dimasukkan, daunnya saja,” urainya lagi.

Kalau jamur sudah terlihat layu, baru semua bahan yang diiris dimasukkan, kemudian aduk rata.

“Selama menunggu jamur matang, daun pisangnya bisa dipanaskan dulu dengan api kompor. Supaya lemes dan tidak gampang sobek saat digunakan nanti,” kata Nia.

Kalau jamur sudah matang dan rasanya sudah pas, letakkan di daun pisang dan semat menggunakan lidi atau di-staples juga bisa.

“Lalu, kukus jamur sekitar 20 menit. Setelahnya, baru dibakar sebentar untuk mengeluarkan aroma bumbu pepesnya,” ucapnya.

Kalau tidak suka jamur tiram, ia menyebutkan bisa diganti dengan jamur merang. Harganya tidak jauh berbeda.

“Terserah selera aja, sih. Mau jamur yang mana. Cuma kalau jamur tiram memang selalu ada di pasar. Bahkan, di warung saja ada. Beda dengan jamu merang. Karena itu, saya memilih menggunakan jamur tiram,” ungkapnya.

Nia menyebutkan, pepes merupakan salah satu dagangan andalannya di kala puasa seperti ini.

“Jadi, mereka beli buat makan malam dan sahur. Untuk ngangetinnya  tinggal diletakkan di magic com saja. Lagipula, setelah berbuka dengan gorengan biasanya kalau puasa, banyak yang memilih makan malam atau sahur tidak dengan masakan gorengan. Katanya sih lebih sehat,” pungkasnya, sambil tertawa.

Lihat juga...