Lebaran CDN

Percontohan Kampung Pancasila di Kampung Sawah Bekasi

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Wilayah Lingkungan RW 03, Kampung Sawah, Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondokmelati, Kota Bekasi, Jawa Barat, resmi ditetapkan sebagai kampung percontohan Pancasila.

Kampung Sawah secara tidak langsung menjadi transformasi dari kampung persaudaraan, budaya kerukunan antar umat beragama, sekaligus sebagai bentengnya Kampung Pancasila. Kerukunan antarumat beragama telah terjalin secara turun temurun hingga sekarang di wilayah tersebut.

“Kampung Sawah dijuluki Kampung Pancasila karena  adanya tiga tempat beribadatan yang berdekatan. Namun, tetap menjunjung tinggi toleransi beragama, junjung persaudaraan satu sama lain tanpa pandang ras suku dan agama,” ujar Abdur Rosid, putra daerah pelopor muda Kampung Sawah kepada Cendana News, Minggu (25/4/2021).

Abdul Rosyid, putra daerah pelopor muda Kampung Sawah, saat ditemui Cendana News di Bekasi, Minggu (25/4/2021). –Foto: M Amin

Saat ini, lanjutnya, Kampung Sawah diangkat dan dilombakan bersama empat wilayah lainnya, meliputi wilayah Jakarta, Depok, Bekasi dan Tangerang, melalui program Pancasila Benteng Jayakarta, bekerja sama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Saat ini, Kampung Sawah masuk empat besar untuk menjadi Kampung Pancasila bersama tiga wilayah lainnya.

Menjadi Kampung Pancasila, Kampung Sawah, optimis bisa menjadi pemenangnya. Karena ada tiga yang ditonjolkan sebagai ciri khas Benteng Pancasila, meliputi pertama dari sisi budaya, lingkungan, dan toleransinya.

“Ketiganya itu yang ditonjolkan terkait kebudayaan keseharian warga Kampung Sawah, Lingkungan dan Persaudaraan antaraumat beragama, yang sampai sekarang masih tetap terjaga,” ungkap Rosyid.

Dari sisi budaya, akan melibatkan budayawan dan tokoh masyarakat guna menggali tentang keseharian warga Kampung Sawah secara turun temurun. Kebudayaan yang ada terus dilestarikan, yang mulai

punah akan dicoba dihidupkan lagi melalui penggalian sejarah dan lainnya.

Makanan tradisional juga meliputi bagian dari budaya. Hal itu juga saat ini mulai digali untuk kembali diangkat sebagai tambahan kekayaan lokal di wilayah Kampung Sawah, sebagai Percontohan Kampung Pancasila.

Bang Ilok, Ketua Yayasan Kebudayaan Orang Bekasi (Koasi), mengaku terus melakukan penggalian terkait budaya keseharian yang mulai dilupakan di Kampung Sawah, terutama makanan tradisional yang mulai hilang dicoba untuk dimunculkan lagi.

“Saat ini ada budaya yang telah mulai dikembangkan di Kampung Sawah, seperti palang pintu di Kampung Sawah. Diharapkan Kampung Sawah sebagai Percontohan Kampung Pancasila di Kota Bekasi bisa menjadi pemenang dan ditetapkan,” tandas Bang Ilok.

Sebelumnya, Aster Kasdam Jaya Kolonel Inf. Uyat, saat melihat langsung Kampung Sawah sebagai Bentengnya Kampung Pancasila di Bekasi, memberi apresiasi pelestarian nilai Pancasila di wilayah yang masih terjaga dengan baik. Ia berpendapat, saat ini minim penerapan nilai-nilai Pancasila di era milenial.

“Aplikasi nilai-nilai Pancasila sudah mulai luntur, edukasi nilai-nilai Pancasila harus terus digelorakan, ini yang menjadi alasan kita untuk menjadikan kampung sawah sebagai percontohan kampung bentengnya Pancasila, toleransi beragama hidup rukun damai berdampingan tanpa pandang suku ras dan agama,” ujar Uyat Aster.

Lihat juga...