Lebaran CDN

Perguruan Tinggi Didorong Berikan Solusi Persoalan Masyarakat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Civitas akademika melalui tri dharma perguruan tinggi, diharapkan mampu memberikan kontribusi, dalam pembangunan Kota Semarang. Khususnya dalam memberikan solusi atas persoalan yang ada di lingkungan masyarakat, termasuk di bidang pendidikan, sosial, ekonomi.

“Melalui penelitian dan pengabdian masyarakat, perguruan tinggi didorong untuk berperan dalam pembangunan sosial masyarakat, hingga fisik (infrastruktur-red). Termasuk di Kota Semarang,” papar Wakil Rektor IV Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Ir. Suwarno Widodo MSi, dalam Focus Group Discussion (FGD) ‘ Peningkatan Peran Serta Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Kota Semarang’, di kampus tersebut, Semarang, Kamis (29/4/2021).

Dirinya mencontohkan, peran perguruan tinggi, khususnya UPGRIS ditunjukkan melalui berbagai inovasi, penelitian atau karya ilmiah dari berbagai fakultas yang ada di kampus tersebut.

“Hasil penelitian atau karya ilmiah yang dilakukan para mahasiswa dan dosen, digunakan sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan, inovasi dari Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) UPGRIS berupa alat-alat juga telah memberikan sumbangsih nyata bagi masyarakat kota Semarang,” terangnya.

Tidak hanya itu, melalui pendampingan masyarakat oleh dosen, hingga pemberdayaan mahasiswa melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN), selama ini juga telah memberikan banyak manfaat. Termasuk dalam memperkuat bidang pendidikan, hingga peningkatan ekonomi masyarakat yang selama ini masih berlangsung.

“Peran serta perguruan tinggi ini, dalam pembangunan masyarakat, terus kita dorong. Ini penting, sebab perguruan tinggi itu bukan menara gading, namun harus menjadi menara air bagi masyarakat, sehingga bisa memberikan kemanfaatan dan kemaslahatan,” tandasnya.

Sementara, Kabid Perencanaan Pemerintahan Sosial dan Budaya, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Semarang, Slamet Budi Utomo menjelaskan, mencontohkan kontribusi perguruan tinggi, salah satunya melalui tri dharma perguruan tinggi berupa pengabdian masyarakat dengan melakukan pendampingan program pemerintah.

“Salah satunya melalui program kampung tematik, sebagai inovasi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan berbasis pada potensi kewilayahan,” terangnya.

Melalui pendampingan perguruan tinggi dalam program tersebut, ada berbagai aspek yang bisa diraih, khususnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, perbaikan kualitas permukiman hingga mampu mengangkat kearifan lokal, dalam mengelola potensi dan memecahkan permasalahan di segi ekonomi sosial lingkungan,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Kabid Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Kota Semarang, Arwita Mawarti.

Melalui hasil inovasi dan penelitian yang dilakukan perguruan tinggi, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan mengatasi persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Perguruan tinggi kita dorong untuk bisa berkontribusi untuk kemajuan kota Semarang. Beberapa program yang sudah tertuang dalam program strategis tahun 2021-2026. Program peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta pembangunan kepemudaan. Sinergitas dengan perguruan tinggi ini, kita harapkan mampu mengoptimalkan capaian yang sudah kita tetapkan,” pungkasnya.

Lihat juga...