Lebaran CDN

PGRI Flotim: Bantuan Bencana Menumpuk di Dua Kecamatan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LARANTUKA — Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur, Maksimus Masan Kian mengatakan bantuan yang disalurkan oleh pemerintah dan pihak swasta sudah menumpuk di Kecamatan Adonara Timur dan Ile Boleng.

Direktur Yayasan Pengkajian dan Pengembangan Sosial (YPPS), Kabupaten Flores Timur, NTT, Melky Koli Baran saat ditemui di kantornya di Kelurahan Waibalun, Kota Larantuka, Kamis (22/4/2021). Foto : Ebed de Rosary

Maksi sapaannya meminta agar pemerintah bisa mengatur distribusi bantuan tersebut agar jangan hanya menumpuk di 4 desa yang terkena dampak paling parah saja, tapi juga di wilayah lainnya.

Menurutnya, banyak wilayah di Kecamatan Adonara Barat dan Wotan Ulumado dan lainnya yang juga terkena dampak dan belum mendapatkan bantuan yang memadai.

“Perlu ada manajemen yang baik sehingga bantuan yang diberikan bisa tersalurkan bagi semua warga yang terkena dampak di Pulau Adonara. Pemerintah harus mengatur distribusi bantuan secara baik,” pesannya.

Sementara itu, Islamic Relief Worldwide di Indonesia, bekerja sama dengan Yayasan Pengkajian dan Pengembangan Sosial (YPPS) Flores Timur menyalurkan bantuan sebagai bentuk respon tanggap bencana yang terjadi di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Melky Koli Baran, Direktur Yayasan Pengkajian dan Pengembangan Sosial (YPPS), Kabupaten Flores Timur, NTT dalam rilisnya kepada Cendana News, Jumat (23/4/2021) menyebutkan, bantuan yang disalurkan berupa food package dan non food package untuk penyintas mandiri yang tersebar di beberapa desa yang terdampak bencana terparah di pulau adonara.

Selain itu, sebutnya, Islamic Relief juga menyalurkan hygiene kits package untuk penyintas, guna mencegah penularan dan penyebaran Covid-19 selama situasi bencana ini.

“Bantuan yang disalurkan berjumlah 450 paket yang diantar dan disalurkan langsung oleh Islamic Relief bersama mitranya YPPS kepada penyintas mandiri,” ungkapnya.

Bantuan tersebut kata Melky diberikan kepada penyintas yang menempati rumah-rumah warga yang tersebar di 4 desa yakni Desa Waiburak dan Kelurahan Waiwerang Kota di Kecamatan Adonara Timur.

Bantuan juga kata dia, diberikan kepada penyintas di Desa Nobo dan Nele Lamadike di Kecamatan Ileboleng yang terkena dampak bencana banjir bandang terparah,Minggu (4/4/2021) lalu.

Lihat juga...