Lebaran CDN

Piscok Kulit Lumpia, Manis Renyah Mudah Diolah

Editor: Mahadeva

Pisang coklat (pisco) buatan Nenden, cemilan manis yang renyah cocok untuk disajikan saat berbuka puasa, Sabtu (24/4/2021) di Desa Pinggirsari, Arjasari, Kabupaten Bandung -Foto Amar Faizal Haidar

BANDUNG – Pisang coklat (piscok) kulit lumpia, cemilan yang satu ini masih memiliki banyak penggemar. Meski tidak sepopuler bakwan dan tahu isi, namun jajanan manis dengan tekstur renyah tersebut, sebenarnya juga cocok dijadikan sajian berbuka puasa.

Piscok tidak sulit ditemukan, banyak pedagang yang menjajakkannya di pinggir jalan. Umumnya, piscok dijual Rp1.000 sampai Rp2.000 per-buah. Namun jika anda mau, sebenarnya bisa membuat piscok sendiri di rumah. Caranya mudah. dan bahan yang dibutuhkan tidak banyak. Nenden (28), warga desa Pinggirsari, Arjasari, Kabupaten Bandung, berbagai cara mengolah cemilan nikmat tersebut kepada Cendana News.

Untuk membuat piscok, perlu menyiapkan beberapa bahan-bahan utama, seperti cokelat batang atau ceres, kulit lumpia dan pisang. “Pisang yang digunakan bisa disesuaikan selera. Tapi kalau mau rekomendasi saya, bagusnya pakai pisang raja,” kata Nenden, Sabtu (24/4/2021) di kediamannya.

Adapun proses pembuatannya, gulung bahan pisang dan cokelat di dalam kulit lumpia, oles dengan cairan air dan maizena untuk merekatkan. Lakukan sampai adonan kulit lumpia habis atau sesuai kebutuhan. “Kalau sudah, mulai panaskan minyak. Jika sudah panas, masukkan dua sendok gula pasir aduk dua kali minyak hingga gula larut. Ini trik khusus agar pisang cokelat terlihat lumer dan karamel hingga meleleh,” tutur Nenden.

Selanjutnya, goreng bolak balik hingga kecoklatan, sesekali siram karamel yang meleleh, nanti akan menempel dan menimbulkan efek karamel meleleh di kulit lumpia. “Selesai sudah, piscok sudah bisa disantap. Mudah sekali sebetulnya. Tapi yang penting jangan biarkan ada kulit lumpia yang bolong, karena itu bisa bikin gosong,” pungkasnya.

Lihat juga...