Lebaran CDN

PLN Adonara Masih Upayakan Perbaikan Jaringan di Empat Kecamatan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LARANTUKA — Petugas PLN Cabang Adonara, Kabupaten Flores Timur (Flotim) Nusa Tegggara Timur (NTT) terus berupaya memperbaiki jaringan listrik dengan memasang kabel dan tiang yang rubuh akibat bencana banjir bandang dan longsor di Pulau Adonara.

Manager ULP PLN Cabang Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT, Theo Adi Caraka saat ditemui di Kelurahan Waiwerang Kota, Kecamatan Adonara Timur, Selasa (6/4/2021). Foto : Ebed de Rosary

“Sejak Jumat (9/4/2021) kami sudah berhasil memperbaiki jaringan listrik di 4 kecamatan sehingga listrik sudah menyala,” kata Manager PLN ULP Adonara Kabupaten Flores Timur, NTT, Theo Adi Caraka saat dihubungi, Minggu (11/4/2021).

Theo mengatakan, sebanyak 4 kecamatan yang listriknya sudah menyala yakni Adonara Timur, Ile Boleng, Witihama dan Kulobagolit.

Disebutkan, petugas PLN harus berjibaku melakukan penggantian tiang dan kabel di beberapa wilayah seperti di Waiwerang yang tiang dan kabelnya rubuh dan terbawa banjir.

Ia mengaku pekerjaan yang dilakukan sejak Senin (5/4/2021) tersebut terasa sulit sebab harus memindahkan tiang-tiang secara manual ke sebelah timur jalan di Waiwerang karena putusnya jembatan.

“Kami harus memindahkan tiang melewati kali yang masih banjir secara manual karena tiang dan kabel tidak bisa dibawa ke sebarang timur jalan akibat putusnya jembatan,” terangnya.

Theo mengaku, selain dampak banjir bandang, hujan dan angin kencang serta longsor membuat jaringan listrik di beberapa wilayah kecamatan pun terputus sejak Minggu (4/4/2021).

Dirinya memaparkan, petugas PLN harus bekerja dari pagi hingga sore bahkan malam hari agar jaringan listrik bisa segera diperbaiki dan aktivitas warga tidak terganggu.

“Kantor dan mesin kami juga terendam banjir bandang.Kami harus membersihkan material yang menumpuk di depan ruangan mesin dan memperbaiki mesinnya sehingga sejak Jumat (9/4/2021) sudah bisa beroperasi,” terangnya.

Theo menambahkan, hari ini Minggu (11/4/2021) pihaknya masih berupaya memperbaiki jaringan listrik di 4 kecamatan tersisa yakni Adonara, Adonara Barat, Adonara Tengah dan Wotan Ulumado.

“Hari ini kami akan kembali berusaha memperbaiki jaringan listrik di 4 kecamatan yang tersisa. Kemarin kita lambat kerja karena akses jalan terputus akibat longsor,” terangnya.

Sementara itu warga Desa Duwanur, Kecamatan Adonara Barat, Ibnu Hamzah mengaku sejak Minggu (4/4/2021) setelah banjir bandang listrik di wilayahnya dan di Kecamatan Adonara Barat semuanya belum menyala.

Ibnu memahami kejadian ini mengingat banyak tiang listrik yang rubuh dan kabel putus akibat banjir bandang, longsor dan angin kencang yang menyebabkan banyak pohon tumbang.

“Warga berharap agar jaringan listrik bisa segera normal sehingga warga tidak kegelapan saat malam hari terutama bila ada banjir susulan. Warga juga tidak kesulitan mengisi daya baterai telepon genggam agar bisa berkomunikasi,” ungkapnya.

Lihat juga...