Lebaran CDN

Polisi Malaysia Perketat Izin Lintas Provinsi

Foto Pengumuman pengarahan tentang larangan melintas provinsi yang diletakkan di balai polisi dan telah viral di sosial media sosial - Foto Ant

KUALA LUMPUR – Polis Diraja Malaysia (PDRM), mengetatkan izin melintas negeri atau provinsi, mulai Kamis (15/4/2021). menyusul peningkatan kasus penularan COVID-19.

“Pasukan pemantauan standar operasi prosedur (SOP) diarahkan untuk tegas dalam penegakan SOP yang ditetapkan Majelis Keselamatan Negara (MKN),” ujar Wakil Kepala Polisi Negara, Datuk Seri Acryl Sani Abdullah Sani, Kamis (15/4/2021).

Dia mengatakan, izin melintas hanya diberikan kepada tiga situasi saja. Dalam hal kasus darurat keluarga terdekat dengan melampirkan dokumen pendukung, kematian dan pasangan jarak jauh. “Bagaimanapun lintas negeri tidak diizinkan bagi tujuan menghadiri majelis perkawinan dan lain-lain kenduri,” tegasnya.

Pengumuman pengarahan tentang melintas provinsi, diletakkan di balai polisi setempat, dan fotonya telah viral di media sosial. Sementara Task Force Operasi Pematuhan yang dipimpin Polisi Diraja Malaysia (PDRM), telah melakukan 68,127 pemeriksaan, untuk memantau dan menegakkan Standar Operasi Prosedur (SOP) Perintah Kawalan Pergerakan (PKP).

Sebanyak 3,605 Pasukan Pematuhan melibatkan 16,421 anggota, telah membuat pemantauan di 4,228 lokasi pasaraya (pasar mini), restoran (5,127 lokasi), pabrik (2,199 lokasi), bank (3,699 lokasi), kantor pemerintah (1,083 lokasi) dan pedagang (3,816 lokasi). Turut dipantau ialah pasar umum atau tani (2,301 lokasi), tempat ibadah (3,287 lokasi), terminal pengangkutan darat (1,804 lokasi), terminal pengangkutan air (288 lokasi) dan terminal pengangkutan udara (114 lokasi). Operasi telah menahan 55 orang, atas kesalahan ingkar SOP dan dari jumlah tersebut sebanyak 54 orang mendapatkan sanksi denda, sementara seorang lagi ditahan. (Ant)

Lihat juga...