Lebaran CDN

Populasi Sapi Produktif ‘Ngudi Rejeki’ Semakin Meningkat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Memasuki tahun keempat, unit usaha Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera, Argomulyo, berupa demplot ternak sapi di Dusun Kaliberot, Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Argomulyo, Sedayu, Bantul, mampu terus berjalan dan mengalami perkembangan cukup signifikan.

Pada awal tahun 2021 ini, usaha ternak sapi yang dijalankan Kelompok Ternak ‘Ngudi Rejeki’ tercatat terus mengalami pertumbuhan populasi sapi sebagai dampak peningkatan jumlah sapi produktif. Jumlah sapi produktif saat ini tercatat ada sebanyak 7 ekor. Meningkat dibandingkan awal tahun 2020 lalu yang baru sekitar 4 ekor sapi.

“Dari 13 indukan sapi yang ada, hingga saat ini sudah ada 7 ekor sapi yang tercatat mampu produktif dan menghasilkan anakan. Ada 3 ekor sapi yang sudah melahirkan hingga 2 kali. Lalu ada juga 1 ekor sapi yang sudah melahirkan anakan hingga sebanyak 3 kali,” kata Ketua Kelompok Ternak ‘Ngudi Rejeki’, Rakimin, Kamis (15/4/2021).

Ketua Kelompok Ternak ‘Ngudi Rejeki’, Rakimin. saat dijumpai Cendana News, Kamis (15/4/2021). Foto: Jatmika H Kusmargana

Meski begitu, Rakimin tak menampik adanya sejumlah sapi yang hingga saat ini belum mampu produktif meski telah 4 tahun dibudidayakan atau dipelihara.

Ia mencatat ada sebanyak 6 ekor sapi yang diketahui belum bisa bunting ataupun melahirkan anakan sama sekali, meski secara rutin telah dilakukan proses inseminasi buatan.

“Meski sudah 3 tahun lebih dipelihara, namun masih ada 6 ekor sapi yang belum mampu bunting dan melahirkan anakan sekali pun. Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi hal ini. Mulai dari kualitas indukan, cara pemeliharaan dan perawatan masing-masing peternak, penyakit bawaan hingga faktor lainnya,” ungkapnya.

Kelompok ternak ‘Ngudi Rejeki’ pada tahun 2017 mendapatkan bantuan sebanyak 15 indukan sapi dari Yayasan Damandiri, melalui Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, dalam bentuk pinjaman modal usaha. Sapi-sapi tersebut kemudian dipelihara dan dibudidayakan oleh para peternak di kandang kelompok di Dusun Kaliberot.

Sebagai bagian pemberdayaan melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari, usaha demplot ternak sapi ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan warga khususnya para peternak. Dimana para peternak bisa mendapatkan keuntungan dari hasil menjual anakan, dengan sistem bagi hasil bersama koperasi.

Sejauh ini, Rakimin menyebut, sudah ada sebanyak 9 ekor anakan sapi yang dihasilkan, dengan 6 di antaranya telah dijual oleh para peternak.

Yakni dengan nilai jual rata-rata sekitar Rp8-9 juta tergantung jenis kelamin maupun usia. Dari hasil penjualan tersebut peternak mendapatkan bagian 70-80 persen, sementara koperasi mendapatkan persentase pembagian 20-30 persen.

Lihat juga...