Lebaran CDN

Protes Jalan Rusak, Warga Nagan Raya Tanam Pohon Pisang

Pengguna jalan melintasi ruas jalan yang ditanami pohon pisang di kawasan Desa Nigan, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Rabu (14/4/2021) - foto Ant

SUKA MAKMUE – Warga Desa Nigan, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, memprotes pemerintah daerah setempat, dengan cara menanam pohon pisang diatas badan jalan yang rusak sejauh satu kilometer.

“Pohon pisang ini ditanam warga diatas badan jalan, karena kecewa badan jalan tidak diaspal oleh pemerintah daerah, ada sekitar satu kilometer panjangnya,” kata Kepala Desa Nigan, Khaidir di Suka Makmue, Rabu (14/4/2021).

Sebelum menggelar aksi tersebut, warga sudah pernah menyampaikan persoalan tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nagan Raya. Hal itu dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Akan tetapi, hingga saat ini ruas jalan yang menjadi penghubung antar kecamatan tersebut belum Juga diaspal, seperti yang diharapkan oleh masyarakat setempat.

Khaidir berharap, ruas jalan desa tersebut dapat segera diaspal, sehingga ruas jalan di desa setempat tidak lagi berdebu saat terik panas matahari, dan tida lagi tergenang air saat diguyur hujan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nagan Raya, Tamarlan menegaskan, ruas Jalan Jeuram-Nigan Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya, yang sudah dilakukan penanaman pohon pisang oleh masyarakat dipastikan akan dibangun pada akhir 2021. “Insyaallah kita aspal akhir tahun ini,” kata Tamarlan.

Menurutnya, ruas jalan tersebut sudah dimasukkan dalam DIPA (Daftar Isian Pagu Anggaran) 2021 guna dilakukan pembangunan. Ia menyebut, tertundanya pembangunan ruas jalan tersebut karena ada pemangkasan (refocusing) anggaran di Pemerintah Aceh. Dampaknya, rencsna pembangunan ruas jalan tersebut dialihkan ke anggaran perubahan tahun 2021. “Insyaallah pada anggaran perubahan kita aspal. Sekarang sedang perencanaan,” kata Tamarlan. (Ant)

Lihat juga...