Lebaran CDN

Ramadan, Permintaan Parsel di Jember Meningkat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JEMBER – Ramadan kali ini masih belum lepas dengan pandemi Covid-19. Pelarangan mudik pun kembali diberlakukan guna menekan klaster penyebaran virus. Hal itu justru terjadi saat daya beli masyarakat mulai tumbuh normal seperti sekarang, salah satunya dirasakan toko parsel yang berada di Jalan Ahmad Yani, Jember.

Kepala Toko Parsel, Putri mengatakan, bulan Ramadan pekan ini justru dirasakan memiliki potensi besar penjualan karena daya beli masyarakat terhadap parsel kembali meningkat. Beberapa persediaan  parsel yang ada, kembali diminati masyarakat.

Kepala Toko Parsel, Putri, saat ditemui Cendana News, di wilayah Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Jember, Jawa Timur, Selasa (27/4/2021). Foto: Iwan Feri Yanto

“Bulan Ramadan tahun ini punya keberkahan sendiri. Walaupun masih dalam situasi pandemi Covid-19, namun masyarakat sudah mulai banyak yang melakukan pemesanan parsel untuk Lebaran,” ujar Kepala Toko Parsel, Putri kepada Cendana News, di wilayah Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Jember, Jawa Timur, Selasa (27/4/2021).

Meningkatnya pesanan parsel dari masyarakat, dirasakan saat memasuki hari ke-3 puasa. Berawal dari pesanan via order, kemudian disertai dengan pengunjung yang datang langsung.

“Awalnya beberapa pesanan yang masuk ke kami via online. Seiring berjalan waktu bulan puasa Ramadan, beberapa pengunjung memilih untuk datang sendiri ke toko ini,” ucapnya.

Selama lebih setahun lamanya, pelanggan yang datang kerap kali sedikit. Di tahun ini, dalam bulan Ramadan pelanggan kembali banyak memburu parsel untuk perayaan hari raya Idulfitri.

“Awal hari pertama puasa masih tidak begitu banyak pembeli. Hari berikutnya hingga saat ini, beberapa parsel yang sudah laku terjual sekitar 500 parsel lebih. Sedangkan untuk hari ini, sekitar 100 lebih parsel yang terjual,” ungkapnya.

Putri menambahkan, parsel yang tersedia di tokonya memiliki harga yang berbeda-beda.

“Harga setiap parsel berbeda, harga paling minim kisaran 100 ribu, dan harga tertinggi 2 juta. Namun ketentuan harga tersebut bukan menjadi patokan dasar,” ucapnya

Putri menambahkan, bagi pelanggan yang menginginkan harga parsel di atas 2 juta, juga bisa dilayani. Karena kemasan parsel juga dapat disesuaikan dengan harga yang ditentukan oleh pelanggan sendiri.

“Setiap orang, pembeli yang datang maupun pelanggan, juga bisa memilih bentuk kemasan dan isinya sesuai keinginan pribadi. Setiap kemasan baru yang dipesan oleh pelanggan, disesuaikan dengan biaya yang dikeluarkan,” ucapnya.

Rosi, salah satu pembeli ketika ditemui Cendana News, mengatakan, setiap tahun ia rutin menyediakan parsel untuk menyambut hari raya Idulfitri di rumahnya.

Rosi, saat ditemui Cendana News, di wilayah Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Jember, Jawa Timur, Selasa (27/4/2021). – Foto: Iwan Feri Yanto

“Persediaan parsel memang saya siapkan saat menjelang hari raya Idulfitri. Beberapa parsel yang ada saya serahkan kepada karyawan dan beberapa saudara saya,” ucapnya.

Lihat juga...