Rejang Lebong Dapat Dana Hibah Rp7 miliar dari BNPB

Ilustrasi. Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong - foto Ant

REJANG LEBONG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, menerima bantuan dana hibah dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) sebesar Rp7 miliar.

Kepala Pelaksana BPBD Rejang Lebong, M Budianto mengatakan, dana hibah dari pemerintah pusat tersebut untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasacabencana yang terjadi pada 2018 lalu. “Dana hibah BNPB tahun 2020 senilai Rp7 miliar ini, untuk rehabilitasi dan rekonstruksi bencana alam yang terjadi pada 2018 lalu. Dana hibah ini akan dialokasikan untuk enam kegiatan tersebar di empat kecamatan,” ungkapnya, Senin (5/4/2021).

Kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi tersebut berupa pembangunan pelapis tebing atau drainase jalan, pembangunan jembatan, jalan dan saluran irigasi yang mengalami kerusakan akibat banjir. “Enam kegiatan ini tersebar di Kecamatan Bermani Ulu Raya, kemudian Bermani Ulu, Curup Selatan dan Kecamatan Padang Ulak Tanding. Saat ini kegiatannya masih persiapan tahapan pengadaan barang dan jasa,” terangnya.

Diharapkan, pembangunan sarana prasana pascabencana yang dibiayai dana hibah BNPB tersebut, nantinya bisa mengurangi risiko kemungkinan bencana, yang akan terjadi ditempat yang sama. Serta dapat membantu membuka kembali akses transportasi masyarakat, yang terputus akibat banjir atau tanah longsor.

Masyarakat Rejang Lebong dimintanya, untuk selalu mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam di wilayahnya, mengingat saat ini masih dalam kondisi cuaca ekstrem dengan intensitas curah hujan yang turun cukup lebat disertai petir dan angin kencang. (Ant)

Lihat juga...