Saham Spanyol Finis di Zona Merah

Ilustrasi - Pasar Saham, Bursa Efek dengan bendera Spanyol - foto Ant

MADRID – Saham-saham Spanyol, berakhir di zona merah pada sesi perdagangan Kamis (1/4/2021). Kondisi yang memperpanjang kerugian, untuk hari kedua berturut-turut.

Indeks acuan IBEX 35, di Bursa Efek Madrid, sedikit menyusut 0,03 persen atau 2,40 poin, menjadi menetap di 8.577,60 poin. Indeks IBEX 35 tergerus 0,18 persen atau 15,20 poin menjadi 8.580,00 poin pada Rabu (31/3/2021), setelah melonjak 1,21 persen atau 103,10 poin menjadi 8.595,20 poin pada Selasa (30/3/2021).

Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX 35, hanya 15 saham yang berhasil meraih keuntungan. Sementara 20 saham lainnya mengalami kerugian.

Cellnex Telecom SA, perusahaan operator independen infrastruktur telekomunikasi nirkabel dan siaran Spanyol, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Harga sahamnya terperosok 2,83 persen. Disusul oleh saham perusahaan farmasi Spanyol, Almirall SA. yang kehilangan 2,01 persen, serta perusahaan perancang dan produsen peralatan energi terbarukan, Siemens Gamesa Renewable Energy SA, yang sahamnya merosot 1,67 persen.

Di sisi lain, International Consolidated Airlines Group SA, biasanya disingkat menjadi IAG, perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Inggris-Spanyol, sahamnya melambung 5,18 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan penyedia solusi pembangkit listrik tenaga surya, Solaria Energia y Medio Ambiente SA, yang kehilangan 2,88 persen, serta perusahaan properti dan investasi Merlin Properti Socimi SA, yang harga sahamnya melemah 2,06 persen. (Ant)

Lihat juga...