Sambal Cumi Khas Jember, Enak Disantap Bersama Nasi Hangat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JEMBER – Bagi sebagian orang di Indonesia, memakan nasi tanpa sambal, maka bisa membuat selera makan terasa hambar, dan makanan yang tersedia terasa kurang lengkap. Sambal memang memiliki daya tarik karena ciri yang khas, yakni rasa pedas. 

Puspita Dewi, warga Jember menyatakan, dia selalu berusaha membuat sambal khas ala Jember yang berbahan cumi.

Puspita Dewi saat ditemui di tempat jualannya di wilayah Kelurahan Tegal Boto, Kecamatan Sumbersari, Jember, Sabtu (3/4/2021). – Foto: Iwan Feri Yanto

Bahan dasar utama sambal sendiri terdiri dari cabai, bawang, garam, penyedap rasa dan juga ditambah perasan jeruk nipis agar membuat rasa sambal semakin segar.

“Beberapa bahan lainnya dicampur dan diulek hingga halus, kecuali cuminya sendiri dipisah,” ucap Puspita Dewi kepada Cendana News, di wilayah Jalan Kalimantan, Kelurahan Tegal Boto, Kecamatan Sumbersari, Jember, Sabtu (3/4/2021).

Menurutnya, sambal cumi memang mudah dalam cara pembuatannya.

“Bahkan sambal cumi bisa diproduksi sendiri di rumah sebagai pelengkap sajian makanan,” ujarnya.

Bagi para pecinta masakan seafood, tidak akan kehabisan cara dalam membuat masakan, apalagi berbahan dasar cumi. Tekstur lembut cumi, membuat mudah diolah menjadi masakan apa saja, salah satunya sambal cumi tersebut.

Ia menambahkan, untuk menghasilkan aroma yang sedap, bahan dasar yang sudah dihaluskan, digoreng sebentar dengan kualitas api yang menyala kecil.

“Aroma sedap yang dihasilkan dari sambal cumi bisa juga dilihat saat proses penggorengan. Setelah bumbu yang digoreng sudah terasa sedikit harum, cumi yang dipisah sebelumnya dimasukkan ke dalam adonan,” ungkapnya.

Dewi menyebutkan, setelah proses penggorengan tercampur secara keseluruhan, hanya tinggal menunggu beberapa waktu saja, agar bumbu sambal yang ada menyatu dengan cumi.

“Setelah dirasa cukup tercampur dengan rata, sambal cumi sudah siap untuk disantap. Paling enak apabila dibarengi dengan nasi yang masih hangat, maka rasanya semakin enak,” ujar Dewi.

Terpisah, Nuril Firdausiah menyatakan, dirinya sangat menyukai masakan cumi sejak kecil.

“Sejak kecil saya sering dibuatin masakan cumi, maka sampai sekarang suka masakan cumi. Seperti oseng-oseng cumi dan nasi goreng cumi yang keduanya tak ketinggalan juga mempunyai cita rasa cukup pedas,” ucapnya.

Lihat juga...