SAR Maumere Optimalkan Pencarian Korban Banjir Bandang

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LARANTUKA – Hingga Rabu (7/4/2021) jumlah korban banjir bandang di 3 kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yakni Kabupaten Flores Timur di Pulau Adonara, Lembata dan Alor telah mencapai 97 orang meninggal dunia dan 69 orang sedang dalam pencarian.

“Total korban yang meninggal untuk 3 kabupaten sebanyak 97 orang dan 69 orang sedang dalam pencarian,” sebut Kepala Kantor SAR Maumere, NTT, I Putu Sudayana dalam rilis yang diterima Cendana News, Rabu (7/4/2021).

Kepala Kantor SAR Maumere, I Putu Sudayana, saat ditemui di Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, NTT, Selasa (6/4/2021). Foto: Ebed de Rosary

Putu menjelaskan, untuk Kabupaten Flores Timur korban meninggal dunia 65 orang dan sedang dalam pencarian 4 orang.

Sementara itu sebutnya, untuk Kabupaten Alor korban meninggal dunia 17 orang, dan sedang dalam pencarian 24 orang. Untuk Kabupaten Lembata yang meninggal dunia 15 orang dan masih dicari 41 orang.

“Tadi siang pukul 12.00 WITA, Tim SAR Gabungan menemukan dan mengevakuasi 1 korban meninggal dunia di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur,” jelasnya.

Putu menambahkan, pelaksanaan operasi SAR oleh Tim SAR Gabungan di Adonara didukung oleh Alut dari RIB 500 PK Kansar Maumere 1 Unit, Mobil Truck Personel Kansar Maumere 1 Unit, Mobil Rapid Landa Kansar Maumere 1 Unit dan Excavator PT. Bumi Indah 1 Unit.

Selain itu, tambahnya, juga didukung peralatan Mountenering 1 set, dan peralatan SAR lainnya didukung unsur Tim Rescue Kansar Maumere, PMI Kabupaten Sikka, Polres Flotim, Koramil Adonara, Polair Flotim, BPBD Flotim, Puskesmas Ile Boleng, PT. Bumi Indah, keluarga korban dan masyarakat setempat.

“Tim SAR Gabungan Lembata terdiri dari Tim Rescue Kantor SAR Maumere, Koramil Lembata, Pos AL Lembata, Polres Lembata, BPBD Lembata, PMI Lembata, Polair Polres Flores Timur, keluarga korban dan masyarakat,” sebutnya.

Putu menambahkan, tim SAR Gabungan Kabupaten Lembata melakukan pencarian dan evakuasi korban di Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape serta Desa Waimatan dan Lamawolo di Kecamatan Ile Ape Timur.

Dirinya merinci, untuk Kabupaten Flores Timur, korban di Kecamatan Ile Boleng Desa Nelelamadike sebanyak 54 orang meninggal dunia dan 2 sedang dalam pencarian.

“Kecamatan Wotan Ulumado, Desa Oyang Baran 3 korban meninggal dunia. Sementara Kecamatan Adonara Timur, Desa Waiburak 8 orang meninggal dunia dan 1 orang dalam pencarian,” bebernya.

Sementara itu, warga Desa Waiburak, Fatima menyebutkan, warga berharap agar bantuan kepada korban terdampak banjir di wilayahnya segera diberikan.

Fatima mengakui, sejak adanya bencana banjir bandang, pihaknya belum mendapatkan bantuan dari pemerintah padahal warga kesulitan untuk mendapatkan sembako termasuk minyak tanah.

“Kami berharap, pemerintah segera memberikan bantuan kepada warga terdampak karena dalam situasi bencana saat ini kami kesulitan untuk membeli sembako, dan berbagai keperluan rumah tangga,” tuturnya.

Lihat juga...