Satgas Covid-19 Jember Pantau Kesiapan Sekolah Gelar PTM

JEMBER – Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 kabupaten Jember, melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah di daerah itu, dalam rangka memantau kesiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Kasi Pencegahan Covid-19 BPDB Jember, Rahman Subagio, menyatakan setiap sekolah dalam menyambut tahap pembelajaran secara tatap muka harus berpedoman pada peraturan kementerian pendidikan yang telah ditetapkan.

“Pelaksanaan proses pembelajaran tatap muka perlu betul-betul menerapkan peraturan yang telah ditetapkan, salah satunya maksimal pembelajaran dilakukan selama 3 jam,” ujar Rahman Subagio, di Jember,  Kamis(1/4/2021).

Satuan tugas penangan pencegahan persebaran Covid-19, memiliki tanggung jawab mencegah tidak terjadinya klaster persebaran baru, bila proses pebelajaran tatap muka dilaksanakan.

Ia menyatakan, berdasarkan hasil pantauannya hampir keseluruhan sekolah di Jember sudah siap melaksanakan kegiatan belajar tatap muka. Persiapan yang dilakukan oleh sekolah sudah memenuhi indikator ketentuan-ketentuan yang sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

“Persiapan yang dilakukan oleh sekolah sudah memenuhi indikator yang ditetapkan. Dari proses penyemprotan ruangan kelas, simulasi, protokol kesehatannya, dan para dewan gurunya telah melakukan swab dan vaksinasi,” katanya.

Namun demikian, pelaksanaan pembelajaran tatap muka masih menunggu keputusan Bupati Jember sebagai Ketua Satgas Covid-19.

“Pemberlakuan pembelajaran tatap muka sudah memasuki tahapan mununggu kepastian dari Bupati Jember. Tetapi sekolah sudah siap bila dilaksanakan pembelajaran tatap muka,” ungkapnya.

Kepala Sekolah SMP 1 Muhamadiyah, Supriyadi, menjelaskan, pihaknya sudah mempersiapkan sejak jauh hari. “Segala ketentuan dan penerapan protokol kesehatan sudah bisa dikatakan siap, bila akan dilaksanakan pembelajaran tatap muka,” ungkapnya.

Supriyadi menambahkan, kesiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka juga mendapatkan dukungan dari orang tua para siswa. “Sebelumnya kita dari pihak sekolah telah menyebarkan draf ketentuan kesediaan orang tua dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Hampir semua orang tua setuju untuk segera dilaksanakan. Hanya beberapa orang tua yang masih menayakan tentang bagaimana nanti pelaksanaan teknis pembelajaran yang akan dilakukan,” ucapnya.

Lihat juga...