Taman Bunga ‘Merapi Garden’ Samiran Mulai Berbenah Sambut Libur Lebaran

Editor: Koko Triarko

BOYOLALI – Desa Cerdas Mandiri Lestari di Samiran, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, mulai melakukan berbagai persiapan menyambut musim lebaran nanti. Desa binaan Yayasan Damandiri dengan potensi wisata alam Gunung Merapi dan Merbabu ini berharap, jumlah kunjungan akan meningkat, meski ada larangan mudik.

Manajer Umum Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, Bayu Pramana, selaku pengelola unit usaha koperasi mulai dari Homestay, Warung Kita hingga objek wisata Taman Bunga Merapi Garden, mengaku telah melakukan sejumlah persiapan guna menyambut wisatawan di musim libur lebaran Mei, mendatang.

Mulai dari menyiapkan alat penunjang penerapan protokol kesehatan, penataan layout lokasi, hingga menambah varian layanan di setiap unit usaha sektor pariwisata.

“Sampai saat ini sudah banyak persiapan yang mulai kita lakukan. Misalnya, menambah menu makanan baru serta event rutin dengan organ musik untuk Warung Kita. Lalu, pembaruan bibit tanaman, penataan layout dan spot foto untuk taman bunga, hingga penambahan alat kesehatan untuk homestay,” ungkapnya.

Menurut Bayu, sejumlah persiapan ini sangat penting dilakukan, guna menyambut para wisatawan yang diperkirakan akan membanjiri kawasan desa wisata Selo. Pasalnya, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kawasan Desa Cerdas Mandiri Lestari Samiran selalu dipenuhi wisatawan saat masa liburan hari raya.

“Kita berharap, masa libur lebaran nanti bisa menjadi momentum untuk menggerakkan kembali perekonomian warga desa. Warga yang selama ini terdampak pandemi, bisa kembali menjalankan usaha. Baik itu menyewakan homestay, berjualan makanan, minuman, oleh-oleh dan sebagainya. Sehingga perekonomian warga bisa kembali bergeliat,” ungkapnya.

Sejak 2017, Yayasan Damandiri berupaya mengatasi persoalan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga desa Samiran melalui pendekatan di sektor pariwisata. Lewat program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML), Yayasan Damandiri menjalankan berbagai upaya pemberdayaan, mulai dari mendirikan homestay, warung, tempat wisata, hingga memberikan akses permodalan bagi warga untuk memulai usaha.

Lewat berbagai program pemberdayaan  itu, Yayasan Damandiri secara perlahan mampu mengubah main set warga desa Samiran dalam meningkatkan pendapatan dan taraf hidup mereka. Hal itu terlihat dengan makin banyaknya warga yang saat ini mulai terjun dan mengembangkan potensi desa di sektor pariwisata.

Lihat juga...