Tanaman Hias Miana Mulai Diminati di Jatim

Editor: Koko Triarko

TUBAN – Miana atau yang sering disebut tanaman Iler dalam bahasa Jawa, merupakan salah satu jenis tanaman hias yang kini banyak diminati masyarakat. Selain karena corak daunnya yang cantik, harga Miana terbilang jauh lebih terjangkau dibandingkan tanaman hias lainnya yang sedang populer saat ini. 

Melihat peluang tersebut, salah satu warga Desa Tegalbang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Siti Henik Nur Azizah, mengaku sudah tertarik mengkoleksi Miana sejak enam bulan lalu, dan mulai serius membudidayakan tanaman dengan nama ilmiah Coleus scutellaroides ini sejak dua bulan terakhir.

“Awalnya hanya sebagai hiburan koleksi pribadi. Kemudian beberapa bulan terakhir ini karena peminat Miana mulai booming dan membludak, saya coba budidayakan sendiri, siapa tahu dari hobi bisa menghasilkan. Alhamdulillah, dua bulanan ini hasilnya sudah lumayan,” akunya kepada Cendana News.

Semenjak itu, Henik terus menambah koleksinya hingga terkumpul kurang lebih 125 jenis Miana. Ia biasa mendapatkan koleksi Miana dengan membelinya secara online dari daerah Sumatra, Lampung, Riau dan Jawa Tengah. Namun dari sekian banyak jenis Miana yang dimiliki, baru 50 jenis saja yang dijualnya.

“Untuk sekarang hanya sekitar 50 jenis saja yang saya jual, sedangkan sisanya masih dalam proses perimbunan, agar bisa diperbanyak untuk kemudian dijual,” terangnya.

Menurutnya, tanaman hias Miana kini mulai ramai diminati karena selain motif warna daunnya yang bervariasi, harganya juga terbilang murah sehingga bisa dijangkau oleh berbagai kalangan.

“Semua kalangan bisa membeli. Cukup dengan uang 25 ribu rupiah saja sudah bisa punya 5 jenis Miana. Dibandingkan dengan tanaman lainnya seperti Aglonema atau Keladi, kan harus punya ratusan ribu rupiah baru bisa koleksi tanaman itu,” ucapnya.

Henik menjual tanaman Miana hasil budi daya sendiri mulai dari harga Rp5 ribu sampai Rp10 ribu, tergantung jenis. Terkait pemasaran, Henik memanfaatkan media jejaring sosial facebook untuk menawarkan tanaman hias Miana miliknya.

“Saya tidak punya akun olshop, hanya mengandalkan facebook. Itu saja saya sudah kewalahan melayani pesanan,” akunya.

Dikatakan Henik, awal mula pemasaran ia hanya melayani pesanan dalam kota Tuban saja. Belum berani melayani pesanan luar kota, karena belum ada pengalaman pengemasan. Hingga pada akhrinya mempelajari cara pengemasan yang tepat dan mulai berani menerima pesanan dari luar kota, seperti Bojonegoro dan Tulungagung.

“Untuk pengiriman pesanan dalam kota Tuban sendiri gratis ongkir dengan minimal order tergantung jarak. Sedangkan untuk pesanan luar kota, ongkir dibebankan kepada pembeli,” sebutnya.

Sementara itu salah satu pembeli, Maliki, mengaku sudah beberapa kali membeli Miana. Menurutnya, Miana yang dibudidayakan Henik jenisnya cukup bervariasi dan terjangkau.

“Daripada beli tanaman hias yang harganya mahal, lebih baik beli Miana yang harganya terjangkau dan coraknya juga bagus-bagus. Apalagi, cara perawatannya juga mudah,” pungkasnya.

Lihat juga...