Lebaran CDN

Timus, Kudapan Khas Perkampungan, Mengenyangkan dan Menyehatkan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Jajanan tempo dulu Timus atau biasa juga disebut ketimus adalah salah satu kudapan khas bagi masyarakat Betawi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Umumnya diolah dari bahan dasar singkong.

Namun di berbagai daerah lain ketimus juga diolah dengan menggunakan ubi jalar yang dibentuk lonjong dengan isian disesuaikan selera. Bagi masyarakat Betawi Timus dibuat dari bahan singkong dengan isian gula merah.

“Timus, adalah makanan khas di Kampung. Dulu orang Betawi biasa membuat saat ada hari raya tertentu atau sunatan, sebagai menu hidangan bersama. Timus juga bisa mengenyangkan,”kata Fitri, warga Desa Danau Indah, Cikarang Barat, kepada Cendana News, Sabtu (10/4/2021).

Dikatakan di perkampungan yang banyak orang Betawi, biasanya Timus sebagai kue tradisional sangat gampang ditemukan. Bahkan saat kerja bakti di kampung pun masih tersedia.

Menurutnya, Timus memiliki bahan baku sangat gampang ditemukan di pasar tradisional. Bahkan pengolahan pun mudah, seperti dicampur tepung dan dalamnya diisi gula merah.

“Kami buat biasa tidak lonjong mirip dengan lambang sari atau kue bugis. Singkong lebih dulu diparut, lalu diaduk dengan campuran tepung tapioka dikukus, sebelumnya dicampur kelapa. Kemudian dibentuk dengan daun pisang, agar tidak terlalu lengket dibaluri minyak kelapa pada daun pisangnya,” jelasnya.

Fitri, ibu rumah tangga pembuatan Timus kudapan khas Betawi, di Desa Danau Indah, Sabtu (10/4/2021). Foto: Muhammad Amin

Sampai sekarang Timus masih eksis di perkampungan, sebagai kudapan khas untuk teman minum kopi atau teh.

Dikatakan biasanya memasuki bulan suci ramadhan, timus dibuat untuk hidangan berbuka puasa di masjid yang diberikan secara cuma-cuma. Timus juga disukai oleh semua umur, dan menyehatkan.

“Ini makanan sehat, dibuat dari bahan baku singkong, gula pasir, isian di tengahnya gula merah biasa cair atau yang masih keras,” jelas Fitri.

Andre suaminya, mengakui Timus menjadi makanan keluarga yang dibuat setiap waktu. Apalagi saat ada perkumpulan, untuk dinikmati saat minum kopi bersama atau teh.

“Sekarang kan, lagi ada kumpulan kawan-kawan relawan lingkungan. Maka istri membuat timus untuk dihidangkan. Ini makanan tradisional dengan bahan baku murah, dan menyehatkan. Proses pembuatannya cepat dan tahan lama,”ucap Andre.

Timus ini, bisa dikatakan kudapan istimewa, karena enak dimakan dalam kondisi apapun. Bahkan bisa bertahan hingga tiga hari masih bisa di makan bersama keluarga dan rasanya masih khas.

Lihat juga...