Lebaran CDN

Tingkat Kunjungan Wisata di Banyumas, Menurun

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO – Sejak memasuki bulan puasa, tingkat kunjungan wisatawan di Kabupaten Banyumas mulai mengalami penurunan. Baik wisata alam pegunungan maupun wisata di tengah kota, seperti monuman Pangsa Soedirman.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Wakhyono, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, penurunan tingkat kunjungan wisata selama bulan puasa biasa terjadi, baik sebelum ataupun sesudah pandemi. Hanya saja, dalam masa pandemi Covid-19 ini penurunannya lebih tajam.

“Semua tempat wisata sudah pasti menurun kunjungannya selama bulan puasa. Sekalipun akhir pekan, orang banyak yang enggan untuk berwisata,” katanya, Minggu (25/4/2021).

Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Wakhyono, di Purwokerto, Minggu (25/4/2021). -Foto: Hermiana E. Effendi

Lebih lanjut Wakhyono mengatakan, sektor pariwisata memang belum pulih sepenuhnya, sekalipun sudah mulai dibuka sejak tiga bulan lalu. Terlebih sekarang muncul aturan larangan mudik lebaran, otomatis wisatawan dari luar daerah juga akan jauh berkurang. Termasuk wisatawan lokal juga berkurang, karena banyak warga Banyumas yang terpaksa tidak mudik saat lebaran.

Penurunan kunjungan wisatawan juga terjadi di objek wisata yang berada di tengah kota, yaitu Taman Bale Kemambang di Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas. Biasanya pada akhir pekan, taman yang dilengkapi kolam ikan berukuran besar ini dipadati pengunjung, baik di pagi hari maupun sore. Namun, saat ini pengunjung relatif sepi.

Pada lokasi wisata ini terdapat banyak pepohonan, sehingga teduh dan pengunjung betah. Selain itu, area bermain untuk anak juga luas dan udara di sekelilingnya sejuk. Letaknya juga sangat strategis, di pusat kota.

Pada pagi hari, tampak beberapa pengunjung di lokasi tersebut. Mereka sebagian besar adalah warga sekitar yang sedang berolahraga pagi, kemudian mampir ke Taman Bale Kemambang.

“Habis jalan pagi, berteduh sebentar di sini, udaranya sejuk dan pemandangannya juga segar, karena ada kolam besar yang dipenuhi ikan, juga terdapat beberapa gazebo sehingga nyaman untuk beristirahat,” kata salah satu pengunjung Taman Bale Kemambang, Yani.

Selain pagi hari, taman ini juga didatangi pengunjung pada sore hari. Warga Kota Purwokerto sebagian ada yang memilih lokasi tersebut sebagai tempat ngabuburit, menunggu waktu berbuka puasa. Namun tidak seperti bulan puasa sebelum pandemi, saat sore hari pun jumlah pengunjung tidak terlalu banyak.

Dari pantauan di lokasi, jumlah pengunjung hanya mencapai puluhan orang saja, padahal biasanya tempat tersebut bisa dikunjungi hingga 200an orang.

Lihat juga...