Lebaran CDN

Tumbuhkan Budi Pekerti, SD Nisrina Gelar Pesantren Ramadan

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Sekolah Dasar (SD) Nisrina Jatiluhur, Jatiasih Kota Bekasi, Jawa Barat, selama bulan suci Ramadan 1442 Hijriyah melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) pesantren bagi peserta didiknya dengan tema penumbuhan adab dan budi pekerti.

Pesantren Ramadan di SD Nisrina  digelar selama dua hari selama bulan suci Ramadan dengan dibagi dua sesi kelas 3, 4 dan 5. Selanjutnya kelas di bawahnya secara bergantian pada hari Jumat-Sabtu. Peserta sengaja dibatasi untuk menjaga protokol kesehatan Covid-19.

“SD Nisrina sampai saat ini masih menerapkan KBM online, meskipun beberapa sekolah di Kota Bekasi, telah mengajukan kegiatan pembelajaran tatap muka. Tapi selama Ramadan ada KBM pesantren bagi peserta didik,” ungkap Muhammad Arif Abdurrahman, kepala SD Nisrina kepada Cendana News, Kamis (15/4/2021).

M. Arif Abdurrahman kepala SD Nisrina, dikonfirmasi Cendana News, terkuat kegiatan Ramadan di sekolah berbasis adab, Kamis (15/4/2021). -Foto M. Amin

Dikatakan berbagai kegiatan selama mengisi Ramadan juga telah ditetapkan bagi peserta didik melalui buku panduan Ramadan yang harus diisi peserta didik seperti kegiatan buka puasa, sahur bersama keluarga hingga salat tarawih.

Menurutnya buku panduan itu sendiri bisa menjadi acuan wali murid dalam memberi motivasi kepada anandanya dalam siyam, qiyam dan aktivitas Ramadan lainnya. Setiap hari diadakan buka bersama, tahfidz, tarawih, dan membaca ummi.

Adapun tempat kegiatan belajar pesantren Ramadan dilaksanakan dengan tatap muka di gedung baru SD Nisrina, yang saat ini telah memiliki masjid. Semua kegiatan KBM pesantren dipusatkan di masjid dengan peserta terbatas.

“Jadwalnya dibatasi, hingga dibagi beberapa sesi kelas setiap minggunya. Hal tersebut sebagai bentuk menjaga protokol kesehatan selama pelaksanaan KBM pesantren,” jelas Arif.

Kegiatan pesantren diisi berbagai kegiatan keagamaan mulai dari salat tarawih, tadarus, salat malam dilanjut dengan sahur dan buka bersama dalam pengawasan guru di masing-masing kelas. Ini juga sebagai tempat silaturahmi antara peserta didik setelah setahun tidak pernah tatap muka.

Arif memastikan sistem daring akan kembali digelar pada 26 Mei 2021. Untuk aktif kegiatan belajar tatap muka menunggu kebijakan resmi dari pemerintah. SD Nisrina menjadi sekolah satu satunya berbasis adab di wilayah Jatiluhur, Jatiasih.

Orangtua siswa menyambut positif kegiatan yang diterapkan SD Nisrina, karena kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi bagi anak-anak untuk bisa bertatap muka. Karena mereka bisa bersama melalui salat tarawih yang digelar setiap malam di masjid baru sekolah.

“Ini sangat positif, karena ada giat buka bersama, melibatkan orangtua. Terlihat anaknya juga tidak sabar, menunggu waktu salat tarawih bersama di sekolah dengan menyiapkan perlengkapan. Wajar anak saya setahun belajar di rumah saja,” ujar Diana yang memiliki anak kelas 3 di SD Nisrina.

Lihat juga...