Lebaran CDN

Ubah Lahan Terbatas Jadi Kolam Budidaya Ikan Hias

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Budidaya ikan hias, tetap menjanjikan di wilayah perkotaan, wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, seiring terus bermunculannya beragam jenis selain cupang dan lainnya. Tapi jenis ikan hias oscar, mempis, guppy dan black tail tetap bertahan.

Adalah Mansyur, warga Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi, mengakui mampu meraup keuntungan mencapai Rp5 jutaan per bulan dari budidaya tiga jenis ikan hias di lahan garapan terbatas milik perusahaan di wilayah setempat diubahnya menjadi beberapa petak kolam.

Dikatakan bahwa tren ikan hias di pasaran sampai sekarang masih terjadi di wilayah Bekasi. Bahkan ada jenis baru bermunculan seperti jenis ikan hias black tail, mulai diburu karena memiliki warna yang unik.

“Black tail atau coral saat ini jadi tren baru di pasaran Jabodetabek. Black tail merupakan pembaharuan dari jenis coral, dulunya hanya memiliki satu warna polos merah. Tapi muncul jenis keduanya sekarang jadi merah dan  hitam,” ungkap Mansyur, kepada Cendana News, Senin (12/4/2021).

Mansyur, pembudidaya ikan hias, di Jatimekar ditemui Cendana News, Senin (12/4/2021). -Foto: M. Amin

Blac tail diakui, Mansyur memiliki harga stabil di pasaran. Meskipun berbagai jenis ikan hias terus bermunculan tapi ikan coral tersebut mampu bertahan dan tetap diburu oleh penghobi karena keunikan warna dan ukurannya.

Menurutnya ikan hias black tail cara hidupnya bergerombol. Untuk budidayanya pun gampang, hanya karena bisa dilakukan secara massal yakni indukan sekitar 400 ekor dan pejantan hanya 25 ekor.

Setting-an awalnya hanya memerlukan waktu empat bulanan agar ikan bertelur. Ini berlaku untuk semua jenis ikan hias, waktu setting awal saja memerlukan waktu, tapi setelah jadi maka panen bisa dilakukan tiga hari sekali, dilakukan pemisahan” jelas Mansyur.

Mansyur, dalam budidaya ikan hias mulai dari pembibitan dilakukan sendiri hingga pembesaran. Sehingga ia mengaku untung lebih besar dibanding hanya budidaya dengan hanya membesarkan ikan hias. Dalam budidaya ia langsung tiga jenis seperti black tail, guppy dan oscar.

“Sebulan bisa panen beberapa kali, dan langsung diambil langsung oleh agen. Sekali panen bisa berbarengan  untuk jenis ikan black tail, sekali panen bisa dapat Rp1,5 juta,” tukasnya.

Ikan black tail harganya standar hanya Rp150/ekor, tapi sekali panen bisa mencapai 12 ribuan ekor. Belum dari jenis ikan guppy dan oscar yang memiliki harga lebih tinggi/ekornya.

Harga ikan gubby per ekornya bisa mencapai Rp7000-10000. Begitupun untuk jenis mempis, tidak jauh berbeda. Dari sekitar 20 kolam ukuran mini, diisinya beberapa jenis ikan hias. Terkadang panen langsung berbarengan.

“Dari beberapa jenis ikan hias yang dibudidayakan jenis ikan oscar paling boros di pakan. Tapi, saya kalkulasikan sehari untuk kebutuhan pakan harus mengeluarkan biaya Rp50 ribuan,” tukasnya.

Dia dibantu oleh keluarga dalam budidaya ikan hias. Secara bergantian untuk memberi pakan dan menjaga lokasi yang berada jauh dari pemukiman penduduk tersebut.

“Saya sudah dua tahun budidaya ikan hias, keluar dari kerjaan fokus budidaya ikan hias. Hasilnya lebih menjanjikan dibanding kerja,” jelas Mansyur mengaku sebelumnya bekerja di salah satu perusahaan di Tangerang.

Lihat juga...