Vaksinasi COVID-19 untuk Lansia, Bekasi Wacanakan Jemput Bola 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti meninjau pelaksanaan vaksinasi lansia di Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan pada Kamis (18/3/2021) - foto Ant

BEKASI – Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mewacanakan melakukan aksi jempiut bola, guna menyukseskan vaksinasi bagi warga katagori lanjut usia atau lansia.

Wacana tersebut dimunculkan, karena capaian dari kegiatan tersebut dirasakan masih kurang optimal. “Kalau mereka enggan, kami yang mendatangi mereka. Kalau melihat di database kami, masih banyak lansia yang belum divaksin,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti, Rabu (31/3/2021) petang.

Sri Enny menyebut, warga lansia khususnya yang tinggal di daerah perkampungan, masih banyak yang enggan mendatangi fasilitas kesehatan terdekat, untuk menerima suntik vaksin COVID-19. Pihaknya telah menyiapkan skema khusus bagi lansia, yang belum divaksin karena alasan jarak yang relatif jauh. Fokusnya adalah, dengan memangkas jarak lokasi vaksinasi.

“Setelah kami survei memang ada yang jaraknya lumayan jauh, mungkin ini alasan mereka enggan divaksin. Kami sudah menemukan lokasi yang lebih dekat terutama fasilitas-fasilitas publik yang ada di sana. Akan kami jadikan lokasi vaksinasi baru,” tambahnya.

Sebagian kecil lansia, ada yang menolak untuk divaksin, dengan sejumlah alasan seperti merasa usianya yang sudah lanjut, sehingga merasa tidak memerlukan vaksin lagi. “Ini yang harus kami berikan pemahaman tentunya dengan pendekatan persuasif khusus. Sosialisasi pentingnya vaksinasi terus kita upayakan termasuk kepada warga lansia,” tandasnya.

Ia mengimbau, lansia yang belum menerima vaksin agar segera mendatangi fasilitas-fasilitas kesehatan yang ditunjuk pemerintah daerah, sebagai lokasi pelaksanaan vaksinasi, sehingga program percepatan vaksinasi terlaksana dengan baik. “Kami terus berupaya maksimal membantu pemerintah dalam menyukseskan program akselerasi vaksinasi. Kami meminta orang tua kita segera datang dan mau divaksin, mereka sudah terdata di database kami, tinggal disuntik vaksin saja,” katanya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menargetkan sedikitnya 15.000 lansia ber-KTP Kabupaten Bekasi, menerima vaksin COVID-19 di tahap kedua. Kegiatannya bersamaan dengan vaksinasi untuk petugas pelayan publik. “Target kita semua diselesaikan dalam satu bulan ke depan. Sekarang baru 6.000an lansia yang sudah divaksin,” kata dia.(Ant)

Lihat juga...