Lebaran CDN

Vaksinasi Lansia di Kota Solo Belum Penuhi Target

Kepala DKK Surakarta, Siti Wahyuningsih - Foto Ant

SOLO – Capaian vaksinasi COVID-19 untuk kelompok Lanjut Usia (Lansia) di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), hingga saat ini masih belum memenuhi target. Sebagian warga enggan harus mendaftar ke kelurahan.

“Saya sudah berkeliling ke beberapa puskesmas, vaksinasi lansia kok lambat. Di Solo capaian petugas publik malah lebih tinggi dibandingkan kelompok lansia,” kata Kepala DKK Surakarta, Siti Wahyuningsih, Rabu (28/4/2021).

Sebagian lansia beralasan, jika harus mendaftar ke kelurahan jaraknya jauh dari rumah. Padahal, dari pengamatan Siti, jarak kantor kelurahan dengan tempat tinggal penduduk tidak terlalu jauh.

Sementara, dalam satu minggu terakhir, jumlah lansia di Kota Solo yang sudah mengikuti vaksinasi hanya sekitar 2.000 orang. Bahkan, pada periode yang sama untuk jumlah pendaftar dari kelompok lansia hanya sekitar 700 orang. Jika sesuai dengan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk jumlah lansia di Kota Solo sebanyak 74.000 orang. Dari total tersebut ditargetkan yang memperoleh vaksin COVID-19 sebanyak 49.000 orang.

“Namun sampai saat ini baru terealisasi sebanyak 38.000 orang, artinya masih kurang 11.000 orang. Mestinya-kan 80 persen dari populasi, seharusnya saya bisa menyentuh 60.000 orang,” tandasnya.

Jika dibandingkan dengan capaian vaksinasi untuk petugas publik, untuk kelompok lansia kondisinya lebih rendah karena belum mencapai 100 persen. Berdasarkan data, untuk capaian vaksin kelompok petugas publik termasuk di dalamnya pedagang pasar sudah 122 persen.

Terkait hal tersebut, pihaknya sudah menugaskan Puskesmas untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya lansia. “Puskesmas sudah siaran keliling secara masif bahwa untuk bisa memperoleh vaksinasi agar daftar ke kelurahan. Bahkan kemarin Ketua RT/RW yang mengikuti vaksin sudah saya minta membawa daftar siapa saja warganya yang lansia,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...