Lebaran CDN

Warga Adonara Mulai Bersihkan Material Lumpur

Editor: Makmun Hidayat

LARANTUKA — Warga Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tengggara Timur (NTT) mulai membersihkan rumah mereka dari material banjir bandang seperti lumpur dan bebatuan.

“Warga sudah mulai membersihkan rumah mereka dari lumpur yang menggenanginya. Alat berat juga sudah membersihkan material banjir bandang di Kota Waiwerang,” sebut Wahyudin, warga Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, saat ditemui, Kamis (15/4/2021).

Wahyudin menyebutkan, di Kota Waiwerang sejak Jumat (9/4/2021) sebanyak 3 eksavator dan loader membersihkan material lumpur dan membuangnya ke dekat kali. Warga juga mulai memotong kayu-kayu yang terbawa banjir bandang dan  berada di depan rumah agar bisa dipergunakan sebagai papan.

Dia mengakui, warga yang rumahnya mengalami rusak berat lebih memilih mengambil barang-barang berharga mereka yang masih bisa diambil.

“Warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah lebih memilih membiarkan rumah mereka. Warga pasrah biar nanti diratakan oleh alat berat saja sebab rumahnya pun sudah tidak bisa dipergunakan lagi,” ungkapnya.

Wahyudin berharap agar bantuan pemerintah untuk membangun kembali rumah warga yang mengalami kerusakan segera direalisasikan agar warga bisa tinggal di rumah sendiri. Ia menyebutkan, banyak warga yang sudah mulai merasa jenuh berada di posko pengungsian dan berharap agar bisa segera kembali ke rumah mereka.

“Pemerintah harusnya segera membangun rumah agar warga bisa segera menempatinya.Ini supaya warga jangan terlalu lama berada di posko pengungsian,” ucapnya.

Sementara itu Ibnu Hamzah, warga Desa Duwanur Kecamatan Adonara Barat mengatakan, warga desanya pun sudah mulai membersihkan material lumpur di rumah-rumah mereka.

Ibnu mengatakan, warga mulai membersihkan lumpur di rumahnya karena sudah tidak turun hujan dalam beberapa hari terakhir sehingga material lumpur mulai mengeras dan mudah untuk dibersihkan.

“Sudah beberapa hari ini panas terus sehingga lumpur mulai mengeras dan mudah untuk dibersihkan. Warga saling membantu membersihkan material lumpur di rumahnya,” ungkapnya.

Ibnu berharap agar ada bantuan alat berat untuk membersihkan material lumpur dan kayu yang menggenangi mulut jembatan agar air bisa mengalir lancar melewati salurannya.

Lihat juga...