Lebaran CDN

Warga Krajan Masih Suka Buang Sampah di Sungai

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JEMBER – Hingga hari ini, sungai sering dijadikan objek pembuangan sampah. Salah satunya terjadi di lintasan Jembatan Patrang, Jember, Jawa Timur, terlihat beberapa tumpukan sampah masih baru. Juga ada beberapa sampah yang sudah terlihat lama menggantung di atas permukaan sungai.

“Sering kali orang membuang sampah dilempar begitu saja ke dalam sungai. Padahal air yang mengalir tidak cukup besar,” ujar salah seorang warga, Ulfa Agustin kepada Cendana News, di wilayah Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Krajan, Kecamatan Patrang, Jember, Rabu (14/4/2021).

Ulfa Agustin ditemui di wilayah Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Krajan, Kecamatan Patrang, Jember, Jawa Timur, Rabu (14/4/2021). Foto: Iwan Feri Yanto

Sebagian besar, sampah yang dibuang ke sungai terjadi saat dini hari. Saat jalan raya sepi. Beberapa rumah warga yang ada di sekitar sungai bisa saja mengetahui kejadian tersebut.

“Kejadiannya kalau orang buang sampah itu seringnya tengah malam. Meskipun ada juga yang kadang kala siang hari. Seperti pengendara sepeda motor datang dari utara, tinggal main lempar saja,” ucapnya.

Memang, kesadaran warga  dalam menjaga sungai agar tetap bersih masih saja dirasa kurang. Sungai masih saja dijadikan tempat pembuangan sampah, terutama sampah yang dihasilkan dari produksi rumah tangga.

“Sampah rumah tangga itu juga kadang nyangkut di pipa-pipa air besi,” ungkapnya.

Ulfa menambahkan,  beberapa orang yang terlihat saat membuang sampah di sungai itu sempat ada yang menemui.

“Ada yang diingatkan, ada yang merespons hanya biasa saja. Juga ada yang menjawab tidak akan mengulangi lagi. Namun kenyataannya sampah yang ada di sungai terus saja ada. Bahkan pernah ada beberapa kantong plastik besar yang berisi kotoran ayam serta beberapa potongan ayam di dalamnya,” ucapnya.

Ulfa menyebutkan yang paling mengganggu yaitu sampah sisa potongan ayam, seperti bulu ayam.

“Lama kelamaan sampah itu nyantol di bagian pipa air, memunculkan bau bangkai yang mengganggu  warga di sini,” tegasnya.

Mbah Rus saat ditemui di kediamannya di wilayah Desa Krajan, Kecamatan Patrang, Jember, Jawa Timur, Rabu (14/4/2021). – Foto: Iwan Feri Yanto

Hal yang sama juga disampaikan Mbah Rus. Menurutnya, aktivitas warga dalam membuang sampah ke sungai seringkali terjadi.

“Hampir setiap hari, sekitar jam 3 menjelang Subuh, marak orang membuang sampah di sungai,” tegasnya.

Lihat juga...