Akses Wisata Berbasis KTP Dikeluhkan Calon Pengunjung

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JAKARTA — Pembatasan kunjungan wisata berbasis KTP, membuat banyak warga tidak memiliki banyak pilihan tujuan wisata.

Perantauan dari Lampung yang bekerja di Wanaherang Bogor Timur, Sapri merasakan kesulitan dengan pembatasan memasuki lokasi wisata berbasis KTP, yang disampaikan saat ditemui di Cileungsi Bogor Timur, Jumat (14/3/2021) – Foto Ranny Supusepa

Salah seorang warga Wanaherang Bogor, Sapri menyatakan, awalnya ia ingin membawa keluarganya berwisata di hari ke-dua Lebaran ke Kebun Binatang Ragunan Jakarta atau Taman Impian Jaya Ancol Jakarta.

“Awalnya ingin ke Ancol atau Ragunan bawa anak-anak. Tapi ternyata saat dicek harus KTP DKI Jakarta. Ya gak jadi akhirnya, padahal saya kan perantau, disini hanya kerja,” kata Sapri saat ditemui di Water Joy Bogor Timur, Jumat (14/5/2021).

Ia menyampaikan bisa mengerti keputusan pemerintah melarang adanya mudik karena alasan pencegahan potensi penularan COVID 19.

“Tapi disini kita juga tidak bisa kemana-mana. Kalau pengusaha atau orang kaya sih bisa ambil libur kapan saja. Kalau kami yang pekerja pabrik tidak bisa begitu,” ujarnya berkeluh kesah.

Sapri juga menyatakan pilihan berwisata di kolam renang ini pun, tak gampang.

“Sebelumnya, kami sudah datang ke lokasi lainnya. Tapi ditolak karena kolam sudah memenuhi kuota batasan pengunjung. Akhirnya, terpaksa mencari tempat lainnya. Kalau anak-anak tidak rewel, mungkin saya memilih untuk pulang saja ke rumah,” ungkap pria yang memiliki tiga anak ini.

Berbeda dengan Liana, warga Setu, menyatakan dirinya, yang merupakan perantauan dari Pekanbaru, juga tidak bisa pulang kampung.

“Tapi lebih karena pada dana yang mepet. Kantor tempat saya bekerja dan suami, sama-sama sedang sulit di masa pandemi ini. Akhirnya ada pemotongan gaji dan THR. Masih lumayan lah daripada tutup,” ungkapnya di sela berenang.

Liana mengharapkan pandemi cepat berlalu, agar tahun depan ia dapat pulang kampung.

“Memang bisa online sih. Tapi berbeda rasanya kalau bisa langsung ketemu dengan orang tua,” pungkasnya.

Lihat juga...