Begini Kesibukan Umat Muslim Lamsel Persiapkan Lebaran

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Mempertahankan tradisi jelang Lebaran tetap dilestarikan oleh umat Muslim di Lampung Selatan (Lamsel).

Muhamir Hisam, tokoh agama di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi menyebut tradisi bersih masjid, bersih makam, bersih rumah dilakukan warga. Makna kegiatan itu sebutnya sebagai pembersihan sarana ibadah, mendoakan leluhur.

Ustaz Muhamir Hisam, pengelola pesantren dan masjid di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, Rabu (12/5/2021) – Foto: Henk Widi

Saat pembersihan masjid Muhamir Hisam menyebut, Remaja Islam Masjid (Risma) dilibatkan. Proses pembersihan masjid dilakukan pada area mimbar, karpet, jendela, pintu, lantai dan halaman.

Pembersihan area masjid sebutnya untuk digunakan sebagai tempat melaksanakan salat Id. Salat akan tetap dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Pembersihan area dalam masjid sebut Muhamir Hisam dengan memakai disinfektan. Cara itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 dan upaya sterilisasi area masjid.

Berbagi tugas dilakukan oleh anak anak, sebagian orang tua melakukan aktivitas bersih makam. Kaum ibu rumah tangga kerap mempersiapkan sejumlah hidangan opor ayam, rendang dan berbagai kue untuk lebaran.

“Berbagi tugas dengan cara gotong royong jadi cara kami untuk menyongsong lebaran dengan fisik yang bersih setelah menyucikan hati dengan berpuasa selama satu bulan, kegiatan yang dilakukan secara bersama sekaligus mempererat tali silaturahmi,” terang Ustaz Muhamir Hisam saat dikonfirmasi Cendana News, Rabu (12/5/2021).

Muhamir Hisam menambahkan, tradisi menyambut lebaran sekaligus ungkapan syukur. Setelah selama sebulan penuh menjalankan puasa Ramadan, umat kembali diajak untuk membersihkan perilaku.

Pembersihan fisik sarana ibadah, makam dan rumah sebutnya sebagai refleksi untuk bulan Syawal yang lebih baik. Peran remaja dilibatkan untuk memakmurkan masjid tempat yang selalu digunakan untuk ibadah.

Selain kegiatan pembersihan masjid, Sukmanto, warga Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni membersihkan makam.

Sukmanto, warga di Desa Hatta Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan ziarah dan melakukan pembersihan makam jelang lebaran Idulfitri, Rabu (12/5/2021) – Foto: Henk Widi

Ia mengaku selain ziarah untuk mendoakan leluhur yang telah meninggal, ia membersihkan area makam. Aktivitas itu dilakukan dalam rangkaian sambut lebaran tanpa meninggalkan bakti pada leluhur.

“Kami mendoakan leluhur, kerabat yang telah mendahului kami sekaligus mengingat tujuan akhir kami pada kematian,” cetusnya.

Kegiatan bersih makam sebutnya telah dilakukan sebelum Ramadan. Namun pembersihan dan ziarah dengan tabur bunga kembali dilakukan sebelum Lebaran.

Sesuai dengan keputusan Kementerian Agama RI ia menyebut penetapan 1 Syawal sebagai hari raya Idulfitri akan dilaksanakan Kamis (13/5/2021). Ia dan sejumlah warga membersihkan makam karena sebagian umat Muslim akan berkunjung ke makam tepat pada hari lebaran.

Tradisi persiapan lebaran dengan mempersiapkan hidangan dilakukan kaum wanita. Rabasia, salah satu ibu rumah tangga di Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni sibuk membuat kue.

Ia menyebut sepekan jelang lebaran bertahap proses pembuatan kue dilakukan. Tahap pertama ia membuat kue kering. Dua hari sebelum lebaran sejumlah kue basah dibuatnya.

Rabasia yang merupakan warga keturunan Bugis menyebut membuat langga dan buras. Makanan khas Bugis itu dibuat dengan proses pemasakan yang cukup lama.

Kuliner dari beras ketan itu akan jadi pelengkap untuk menikmati gulai, opor ayam. Mempersiapkan kue tradisional sebutnya jadi pelengkap untuk memeriahkan Lebaran.

Lihat juga...