Bekerja di Malam Takbir Emban Tugas Mulia

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Suara kumandang takbir menggema dari sejumlah masjid di wilayah Bakauheni, Lampung Selatan. Namun, Anton, petugas bagian kasir Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandar Lampung, wilayah kerja Bakauheni, tetap bertugas. Warga Lampung Timur itu mengaku mendapat shift hingga malam, bahkan ketika takbir lebaran berkumandang. Hal tersebut dijalani bersama Aris Munandar, sang rekan.

Sebagai bagian dari pelayanan perlalulintasan komoditas pertanian, Anton menyebut karantina tidak mengenal libur. Selama 24 jam penuh sejumlah petugas bersiaga di kantor Jalan Lintas Sumatera KM 7 Bakauheni, dan Jalan Lintas Timur Sumatra KM 1 Bakauheni. Sejumlah komoditas pertanian, peternakan tetap dilalulintaskan dominan memanfaatkan waktu malam hari.

Jenis komoditi peternakan ayam pedaging, day old chick (DOC) ayam, kambing, sapi dilalulintaskan. Pengemudi kerap datang berbarengan setiap komoditas mencapai 5-6 truk pengangkut.

Anton dan Aris (kanan) petugas Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Bandar Lampung wilayah kerja Bakauheni, Lampung Selatan, tetap melayani pengguna jasa pengirim ternak sapi asal Sumatra tujuan Jakarta, Rabu (12/5/2021) malam. -Foto: Henk Widi

Anton dan rekannya bertugas memverifikasi data muatan, asal dan tujuan komoditi. Sesekali memeriksa kondisi faktual jumlah komoditi yang dikirim.

“Sudah dua kali malam lebaran saya tidak menikmati suasana malam takbir bersama keluarga, sebab tidak ada pengganti oleh kewajiban sesuai shift, namun tugas negara sebagai petugas karantina harus dijalankan, agar pengguna jasa tetap terlayani dengan baik,” terang Anton saat ditemui Cendana News, Rabu (12/5/2021) malam.

Anton menyebut, pengiriman komoditi peternakan dan pertanian sebagian stop beroperasi. Namun tetap saja sebagai penjaga di pintu gerbang Sumatra, ada komoditas yang dilalulintaskan, bahkan saat malam lebaran. Ia menyebut, lengangnya lalu lintas tanpa penjagaan akan dimanfaatkan untuk penyelundupan. Tanpa lapor karantina, komoditi tanpa dokumen bisa lolos ke pulau Jawa.

Syarat utama, sebut Anton, komoditi pertanian harus bebas penyakit. Sebagai media pembawa, surat veteriner atau surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) harus disertakan. Komoditi pertanian juga harus bebas organisme pengganggu hama tanaman karantina (OPTK). Atas dasar UU Karantina No 21 Tahun 2019, seluruh perlalulintasan melalui pelabuhan Bakauheni harus dilaporkan.

“Saat kondisi normal, pengiriman komoditas bisa datang saat dini hari hingga subuh, harus begadang,” cetusnya.

Meski menjalankan ibadah puasa Ramadan hingga malam takbir, Anton mengaku tetap bangga. Ia akan pulang tepat saat hari raya Idulfitri setelah ada rekan pengganti shift. Berjaga pada bagian kasir sekaligus memeriksa uang yang disetorkan atas penerimaan negara bukan pajak (PNBP) oleh pelaku jasa pengiriman komoditas.

Hal sebaliknya diakui Aminudin, sebagai pelaku usaha pengiriman ternak sapi, ia tetap mengirimnya tepat malam takbir. Permintaan yang tinggi pada komoditas sapi memaksanya untuk tidak bersama keluarga saat malam takbir. Tujuan pengiriman sapi ungkap warga asal Lampung Tengah, ke wilayah Jati Asih, Bekasi. Ia mengaku memilih malam takbir karena lalu lintas lengang.

“Pelarangan mudik membuat proses pengiriman lebih cepat, bos ternak malah beri bonus karena cepat tiba di tujuan,” bebernya.

Pengiriman ternak sapi sebagian untuk kebutuhan pasar tradisional. Tawaran pekerjaan mengantar sapi dengan risiko malam takbir di atas kapal, di jalan, tetap dijalankannya. Ia mengaku akan tiba di Bekasi dini hari dan segera kembali ke Lampung dengan target bisa sampai ke rumah saat lebaran. Dibanding menganggur, bekerja sebagai pengemud truk sapi menjadi harapan memberi nafkah keluarga.

Operasi ketupat Krakatau sekaligus satuan tugas Covid-19, menjadi beban yang diemban Deny Kertajaman. Ia tidak sendiri, sebab satgas terdiri dari TNI, Polri dan Dinas Perhubungan. Sebagai anggota Satuan Polisi Pamong Praja, saat malam takbir pengetatan justru dilakukan. Sejak sore personel telah diapelsiagakan antisipasi takbir keliling, pemudik yang akan menyeberang.

Deny menyebut, seperti tahun sebelumnya malam takbir tetap siaga di posko. Tugas akan digantikan sementara oleh personel lain yang tidak merayakan lebaran. Mengemban tugas di ujung Sumatra, sebutnya, dilakukan bergantian di pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ). Sebagian siaga di dekat pelabuhan ASDP Bakauheni. Tugas penyekatan dilakukan olehnya untuk meminimalisir pemudik menyeberang.

“Pemeriksaan pada kendaraan tanpa dokumen bebas Covid-19 yang akan menyeberang melalui kapal dilakukan selama 24 jam,”ujarnya.

Selama bertugas, Deny harus rela tidak tidur. Kesempatan merebahkan badan dilakukan saat kondisi lalu lintas lengang. Sejumlah pemudik yang nekat akan mudik, oleh petugas diputar balik. Sebab, sebagian warga yang akan menyeberang melalui pelabuhan dominan tidak dalam keperluan darurat. Tugas yang dilakukan hingga malam takbir dilakukan sistem shift hingga 16 Mei mendatang.

Lihat juga...