Berkah Damandiri Pesantunan Berdayakan Petani Lewat Unit Usaha Tani Kita

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BREBES — Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Pesantunan, Wanasari, Brebes, Jawa Tengah, menjadi salah satu desa binaan Yayasan Damandiri yang aktif melakukan berbagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian.

Manager Umum Koperasi Berkah Damandiri Pesantunan Slamet Abdurokhman. Foto: Jatmika H Kusmargana

Hal itu tak lepas karena desa yang terletak di kawasan aliran sungai Pemali ini memiliki potensi luar biasa besar di sektor pertanian. Selain memiliki lahan yang masih sangat luas, mayoritas masyarakat desa Pesantunan juga berprofesi sebagai petani.

Di samping menyediakan akses permodalan bagi para petani melalui unit usaha Modal Kita, Koperasi Berkah Damandiri, selaku pelaksana program DCML di desa Pesantunan, juga memanfaatkan unit usaha Tani Kita berupa demplot pertanian untuk memberdayakan warga.

Mulai dijalankan sejak tahun 2018 lalu, demplot pertanian seluas hampir 5 hektar ini, tak hanya menjadi lahan percontohan bagi warga. Namun juga aktif memberikan penyuluhan maupun pelatihan bagi setiap anggota koperasi yang ingin terjun di sektor pertanian.

Manager Umum Koperasi Berkah Damandiri Pesantunan, Slamet Abdurokhman, mengatakan pada 2019 lalu, unit usaha dempot pertanian Koperasi Berkah Damandiri membudidayakan komoditas ekspor berupa Terong Jepang. Namun karena pengaruh cuaca serta dampak pandemi Covid-19, usaha tersebut tak bisa berjalan maksimal.

“Hasil panen komoditas Terong Jepang ini kan arahnya untuk diekspor ke Jepang dan Korea. Namun karena sejumlah faktor, termasuk pembatasan selama pandemi, distribusi hasil panen bisa dilakukan. Sehingga saat ini terpaksa dihentikan dan dialirkan ke komoditas sayur-sayuran,” ungkapnya.

Mulai tahun 2020 ini, unit usaha demplot pertanian DCML Pesantunan pun akhirnya fokus pada budidaya komoditas sayuran, seperti cabai rawit hingga cabai merah. Komoditas cabai dipilih karena dinilai cocok dengan cuaca saat ini serta memiliki nilai jual yang cukup tinggi.

“Awal puasa lalu budidaya cabai mulai jalan. Alhamdulillah hasilnya cukup menggembirakan. Sampai saat ini proses pemanenan masih terus berjalan,” ungkapnya.

Selain mampu memberikan pemasukan bagi koperasi, unit usaha Tani Kita berupa demplot pertanian ini juga mampu membuka lapangan kerja bagi warga desa yang menganggur akibat dampak pandemi Covid-19. Tercatat ada sekitar 10 orang warga desa yang saat ini menggarap lahan demplot pertanian yang dikelola Koperasi Berkah Damandiri Pesantunan.

“Sebenarnya kita sudah ada rencana untuk membudidayakan komoditas ekspor lainnya, yakni umbi Porang. Porang dipilih karena memiliki nilai jual tinggi serta serapan pasar yang bagus. Mudah-mudahan rencana ini dapat segera terealisasi, sehingga nantinya bisa menjadi percontohan bagi seluruh warga desa Pesantunan,” pungkasnya.

Lihat juga...