Bertahan di Masa Sulit dengan Membuat Kerajinan Tangan

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Barang bekas atau sampah seperti botol air mineral bisa dibuat menjadi kerajinan tangan, seperti miniatur ondel-ondel, bentuk ikan dan jenis hewan lainnya. Selain bisa difungsikan sebagai mainan anak-anak, beragam kreasi tersebut juga bisa digunakan sebagai hiasan dinding yang menawan.

Mas Jaja, pria asal Kuningan di Kota Bekasi, sejak pandemi Covid-19 mengaku mulai membuat beragam kerajinan dari bahan bekas botol air mineral, yang dibentuk menyerupai berbagai jenis hewan seperti ayam, semut, kelabang dan harimau, dan diwarnai menggunakan cat.

“Saya otodidak saja membuat aneka jenis kerajinan tangan, memanfaatkan bahan bekas air mineral ini. Tekniknya bakar saja menggunakan api, tanpa bahan lainnya,” ungkap Kang Jaja kepada Cendana News, Selasa (25/5/2021).

Jaja kemudian menjajakan hasil kreasinya itu keliling dari kompleks ke kompleks. Peminatnya pun beragam, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Kerajinan hasil karya Jaja ini digunakan sebagai mainan atau hiasan dinding pagar pada taman dan lainnya.

Jaja menjual hasil karyanya mulai dari Rp10 ribu hingga Rp75 ribu per buah, menyesuaikan kerumitan dan banyaknya bahan baku. Harga tertinggi seperti naga dan harimau yang dibuatnya sejak musim Corona melanda Tanah Air.

“Ini awalnya iseng saja, karena Covid-19. Semua kerjaan habis, job pasang CCTV terhenti. Mau bagaimana lagi? Terpaksa berkreasi seperti ini untuk bisa bertahan sebelum kerjaan tetap kembali normal,” papar Kang Jaja.

Diakuinya, aneka kerajinan tangan menggunakan botol bekas tersebut dikerjakan otodidak. Ia kembali mengenalkan, bahwa kreasinya tersebut sistem kuncian dan membentuk menyerupai sesuatu menggunakan api atau sistem bakar.

Dari berbagai produknya, paling banyak diminati adalah ondel-ondel. Sehari sekali keliling ia mampu menjual 30 puluhan kerajinan.

“Sehari sekali keliling bisa mengantongi uang di atas Rp200 ribu. Lumayanlah buat bertahan di tengah suasana seperti sekarang, semua susah ini. Ini sebagai selingan saat job pasang CCTV belum ada,” ujarnya, mengaku sambil keliling juga menawarkan jasa pasang CCTV.

Ishaq, salah seorang teman Jaja,juga menekuni hal sama dengan berkeliling menawarkan aneka kerajinan berbahan bekas botol air mineral.

“Untuk jenis kerajinan menyerupai binantang lainnya, biasanya dibeli orang dewasa untuk digantung di taman rumah atau hanya sekadar hiasan dinding,” ujarnya, ketika ditemui saat beristirahat dari keliling di sekitar Pondok Melati.

Ia mengatakan, di masa sulit ekonomi seperti sekarang harus tetap mampu menghasilkan. Untuk bekerja tentunya sangat sulit, banyak pengurangan tenaga kerja. Begitupun job lainnya saat ini banyak berhenti alias sepi order. Berjualan keliling menawarkan kerajinan berbahan bekas botol air mineral, menjadi  salah satu cara untuk bertahan.

Lihat juga...