Buah Nanas, Lezat Disajikan saat Segar hingga Menu Olahan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Buah nanas atau Ananas comosus jadi salah satu buah segar kaya manfaat. Buah berciri khas kasar bermahkota itu kerap dikonsumsi sebagai buah segar hingga olahan.

Wiyono dan Murni, pedagang kuliner rujak menyebut buah nanas jadi campuran kuliner buatannya. Pedagang di Jalan Kartini, Tanjung Karang, Bandar Lampung itu memakai nanas untuk pelengkap kesegaran.

Wiyono dan Murni sang istri, menggunakan nanas sebagai pelengkap pembuatan rujak di Jalan Kartini, Tanjung Karang, Bandar Lampung, Sabtu (22/5/2021) – Foto: Henk Widi

Buah nanas sebut Wiyono digunakan sebagai campuran bahan rujak potong. Kuliner rujak potong buatannya termasuk lengkap dengan beragam buah.

Varian buah yang digunakan meliputi jambu air, nangka, timun, pepaya, mangga, bengkuang, jambu jamaica hingga pisang batu. Sebagai pelengkap rujak potong ia menggunakan bumbu kacang yang dikombinasikan dengan gula, garam dan cabai rawit.

Wiyono menyebut buah nanas banyak diminati untuk rujak dengan beragam alasan. Buah segar banyak mengandung air, memiliki rasa manis, aroma wangi dan mengurangi rasa pedas pada lidah. Saat pembuatan rujak potong, buah nanas menjadi pelengkap rasa manis, asam untuk kesegaran sajian rujak. Saat kondisi cuaca panas, kesegaran rujak potong berbahan nanas akan semakin lezat.

“Konsumen kerap meminta nanas ditambah porsinya dengan mengurangi buah lain seperti kedondong, sesuai selera atau sebaliknya ada yang menghindari nanas dengan pengganti buah bengkuang, namun dominan menyukai rujak dengan bahan nanas matang,” terang Wiyono saat ditemui Cendana News, Sabtu (22/5/2021).

Sang istri, Murni, menyebut agar buah nanas yang disajikan segar tidak gatal, ia membersihkan bagian mata. Mata atau tunas pada buah nanas kerap jadi penyebab gatal. Memakai pemotong khusus ia bisa menyajikan rujak dengan bahan pelengkap nanas tanpa mata. Selain disajikan dalam bentuk rujak potong, sebagian pelanggan meminta dibuatkan rujak tumbuk atau bebek.

Ansori, pedagang buah nanas menyebut mendatangkannya dari Sumatera Selatan. Buah nanas sebutnya kerap jadi bahan konsumsi dengan beragam olahan.

Paling dominan buah nanas yang dijual seharga Rp7.500 hingga Rp8.500 per buah digunakan untuk buah segar. Pembeli akan meminta buah dikupas olehnya karena memiliki alat pengupas khusus.

“Pengupas khusus membuat nanas bersih tanpa bagian mata tunas yang kerap menyebabkan gatal,” ulasnya.

Permintaan buah nanas kupas sebutnya jadi bahan baku kuliner lain. Buah nanas kerap digunakan sebagai bahan pembuatan keripik melalui pengeringan berbasis oven atau pemanggangan.

Buah nanas yang dipotong ukuran kecil kerap dimanfaatkan sebagai bahan campuran es buah, manisan dan cocktail. Paling banyak ia mendapat permintaan dari pedagang rujak potong dan rujak bebek.

Sobiri, pedagang lain di Pasar Bambu Kuning menyebut buah nanas jadi bahan untuk olahan kuliner. Pembuatan selai jadi salah satu proses pengawetan buah nanas.

Ia menyediakan bahan baku nanas yang langsung dikupas lalu diparut. Permintaan buah nanas untuk olahan selai kerap diminta oleh pedagang martabak, terang bulan, pai hingga roti kering.

Permintaan selai nanas yang bisa diawetkan dalam waktu lama usai pengolahan banyak dari sejumlah ibu rumah tangga. Selai nanas sebutnya berguna untuk penambah cita rasa olahan roti panggang.

Bahan baku yang melimpah sebutnya menjadikan sejumlah ibu rumah tangga membeli nanas segar. Setelah diparut, disangrai dengan gula nanas olahan bisa diawetkan. Cara itu lebih hemat daripada membeli selai kemasan dan menambah cita rasa lezat.

Gracia, penyuka nanas menyebut kerap membeli nanas untuk sejumlah keperluan. Paling sering ia memakai nanas untuk pembuatan minuman dalam bentuk jus.

Saat membeli nanas dalam jumlah banyak ia juga kerap mengolahnya menjadi selai. Selai yang telah diolah bisa disimpan dalam waktu lama sebagai teman makan roti panggang, roti lapis.

Lihat juga...