Lebaran CDN

Budi Daya Kaktus, Pemuda ini Hasilkan Rp50 Juta per Bulan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Seorang pemuda asal Kulon Progo, Yogyakarta, sukses menjadi petani kaktus dengan omzet mencapai Rp50 juta lebih setiap bulannya. Dia adalah Joko Setiyono (31) asal Desa Tayuban, Panjatan, Kulon Progo.

Bersama istrinya, Sisi Deniasih (31), pasangan satu anak ini mulai merintis usaha budi daya kaktus sejak tahun 2017 lalu. Berawal dari hobi, Joko mengaku awalnya hanya iseng memelihara kaktus di pekarangan rumahnya.

“Awalnya itu hanya dikasih teman. Lalu saya coba budidayakan di rumah. Ternyata berhasil dan banyak yang suka. Dari situlah saya mulai jual-jual, hingga berkembang seperti sekarang,” katanya saat ditemui Cendana News, Selasa (4/5/2021).

Mudahnya perawatan dan pembudidayaan kaktus, membuat Joko semakin serius menekuni usaha tanaman hias cantik asal kawasan gurun Amerika itu. Ia bahkan rela keluar dari perusahaan swasta tempatnya bekerja, demi serius membudidayakan kaktus di rumahnya.

Siapa sangka, hanya dalam waktu kurang dari 5 tahun, kini ia telah memiliki ratusan jenis kaktus dengan ribuan pelanggan di berbagai daerah. Setiap bulan ia rutin menjual lebih dari 2000 pcs kaktus secara online maupun offline dengan omzet mencapai Rp50 juta lebih.

“Akhirnya sampai sekarang jadi mata pencaharian utama. Bahkan saya bisa bangun rumah juga semua murni dari hasil budidaya dan bisnis kaktus,” ungkapnya.

Selain mudah dari sisi perawatan, Joko mengaku mantap memiliki usaha budidaya kaktus karena peluang pasarnya yang masih terbuka luas. Disamping nilai jualnya stabil, jumlah pembudidaya kaktus saat itu juga tergolong masih sedikit.

“Kaktus itu minim sekali perawatan. Dibiarkan seminggu tanpa disiram saja aman. Jadi risikonya minim sekali. Selain itu proses budidaya juga tidak perlu butuh tempat luas. Di pekarangan rumah saja bisa. Jadi enak sekali,” katanya.

Memanfaatkan lahan green house seluas kurang lebih 500 meter persegi, Joko mengaku membudidayakan berbagai macam jenis kaktus. Seperti jenis astrophytum, Gymnocalychium, Echinopsis, Chereus, Cowboy hingga berbagai jenis kaktus lainnya.

“Yang murah harganya mulai dari Rp2.500, Rp15.000, Rp125 ribu, Rp500 ribu sampai ada yang Rp1 juta hingga Rp5 juta bahkan Rp10 juta. Semua tergantung jenis ukuran dan kelangkaannya,” ungkapnya.

Selain menjual tanaman kaktus anakan serta kaktus dewasa, Joko juga mengaku rutin menjual biji kaktus untuk keperluan penyemaian. Siapa sangka biji kaktus ini memiliki nilai jual yang tak kalah tinggi. Satu butir biji kaktus bahkan bisa dihargai hingga Rp4000-7500.

“Dari omzet bulan ini sekitar Rp52 juta itu, sebanyak 50 persennya saya dapat dari jual biji kaktus. Karena untuk saat ini permintaannya sangat tinggi,” ungkapnya.

Lihat juga...