Bunga Mawar tak Berduri Tumbuh di Taman Kudi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANYUMAS – Di tengah keterbatasan anggaran akibat refocusing, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas tetap melakukan inovasi dengan menambah wahana wisata di kawasan Lokawisata Baturaden. Yaitu dengan membuat Taman Kudi, yang berisi berbagai macam tanaman bunga, salah satunya adalah bunga mawar tanpa duri.

Kepala Bidang Pariwisata Diporabudpar Kabupaten Banyumas, Wakhyono mengatakan, bunga mawar tanpa duri tersebut berasal dari Kalimantan. Karena keterbatasan anggaran, bunga mawarnya memang tidak begitu banyak, namun pihaknya berupaya untuk memperbanyak dari stek batang-batang pohon mawar yang sudah kuat.

Kepala Bidang Pariwisata Diporabudpar Kabupaten Banyumas, Wakhyono di Baturaden, Minggu (23/5/2021). Foto: Hermiana E .Effendi

“Memang butuh waktu, karena kita harus menunggu batang pohon mawar kuat, kemudian kita perbanyak,” katanya, Minggu (23/5/2021).

Lebih lanjut Wakhyono menjelaskan, bunga mawar tanpa duri merupakan tanaman spesifik dari Kalimantan. Bentuk bunganya sama dengan bunga mawar pada umumnya, hanya saja pohonnya sama sekali tidak terdapat duri.

Selain bunga mawar tanpa duri, Taman Kudi juga terdapat bunga begonia yang bentuknya menyerupai kudi atau alat yang biasanya digunakan untuk mengupas buah kelapa.

Keberadaan bunga begonia itulah yang kemudian menjadikan taman yang baru mulai dibangun pada akhir tahun 2020 tersebut diberi nama Taman Kudi.

Taman Kudi berlokasi di dekat wahana sepeda air, yang berada di dalam Lokawisata Baturaden. Semula lahan tersebut hanya hamparan tanah yang belum dimanfaatkan. Dengan memanfaatkan anggaran yang terbatas, kini lokasi tersebut menjadi tambahan destinasi wisata baru di Lokawisata Baturaden.

Sementara itu, Kepala Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani mengatakan, Taman Kudi mempunyai spot-spot bagus untuk berswafoto, karena dari lokasi tersebut juga terlihat curug atau air terjun yang berada di sekitar lokawisata.

“Lokasi Taman Kudi agak tinggi, sehingga curug yang berada di sekitar lokasi juga terlihat. Selain itu, sepanjang jalan menuju Taman Kudi juga ditanami berbagai macam bunga, antara lain Bunga Matahari yang berderet,” jelasnya.

Selain menambah wahana wisata baru, keberadaan Taman Kudi juga mempermudah akses jalan menuju bagian atas lokawisata. Sebab, keberadaan wanaha baru pastinya didukung dengan pembuatan jalan untuk mempermudah wisatawan menuju lokasi.

Langkah Dinporabudpar Kabupaten Banyumas yang menambah wahana wisata baru di tengah keterbatasan anggaran tersebut, merupakan upaya untuk bisa meningkatkan kunjungan wisata di tengah pandemi Covid-19.

Langkah tersebut terbukti cukup efektif, terbukti pasca lebaran, kunjungan wisatawan ke Baturaden justru mengalami peningkatan.

Lihat juga...