Dinpertan Purbalingga Dorong Petani Tanam 11 Varietas Padi Baru

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PURBALINGGA — Dinas Pertanian (Dinpertan) Kabupaten Purbalingga mendorong para petani untuk menanam varietas padi baru yang secara kualitas hasilnya lebih pulen dan tahan terhadap hama serta cuaca. Kurang lebih ada 11 varietas padi baru yang dikembangkan dan merupakan hasil kerjasama dengan Balitbangtan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pertanian (Dinpertan) Purbalingga, Mukodam di kantornya, Senin (10/5/2021). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Kepala Dinpertan Purbalingga, Mukodam mengatakan, kegiatan penanaman padi varietan baru ini sudah dilakukan di Desa Sumilir, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga pada lahan seluas 10 hektar. Dalam waktu dekat akan menyusul di wilayah lainnya.

“Sudah mulai ditanam padi varietas baru yang merupakan pengembangan dari varietas unggul baru (VUB) padi khusus dan VUB padi spesifik lokasi,” jelasnya, Senin (10/5/2021).

Menurut Mukodam, padi varietas baru ini hasilnya lebih pulen dan aromatiknya juga lebih bagus, sehingga diperkirakan akan disukai oleh konsumen. Diharapkan akan mampu mengangkat kesejahteraan petani di Kabupaten Purbalingga.

Pada kesempatan tersebut Mukodam juga meminta agar para petani meningkatkan indeks penanaman (IP) padi yang sebelumnya hanya 200. Hal tersebut bisa dilakukan dengan memperbaiki jalur irigasi, sehingga pengairan lahan pertanian bisa lebih optimal dan produksi padi meningkat.

“Tingkat indeks penanaman padi dengan memperbaiki saluran irigasi dan tanam varietas padi baru yang mempunyai banyak keunggulan, maka diharapkan para petani akan mendapatkan hasil yang lebih bagus dan berkualitas,” tuturnya.

Menurutnya, penerapan inovasi teknologi yang tepat akan mendatangkan hasil yang lebih maksimal. Terlebih dengan pemilihan bibit yang juga dipastikan unggul dan berkualitas. Padi varietas baru ini selain lebih tahan terhadap hama, juga mempunyai kemampuan untuk beradaptasi dengan cuaca.

“Inovasi teknologi ini menjadi solusi untuk pertanian kita, jika diterapkan secara tepat akan mampu meningkatkan hasil produksi,” terangnya.

Sementara itu salah satu anggota Gapoktan Melati Desa Sumilir, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Sugito mengatakan, beberapa jenis varietas padi yang ditawarkan Dinas Pertanian Purbalingga sudah terbukti kualitasnya cukup bagus. Mengingat varietas padi tersebut sudah melalui uji coba dan merupakan hasil penelitian ataupun penemuan dari pihak-pihak yang berkompeten.

“Kita selalu percaya dengan varietas padi yang direkomendasikan Dinpertan Purbalingga, hasilnya selalu bagus dan kualitas unggul, sehingga menambah penghasilan petani. Karena itu untuk 11 varietas padi baru ini, kita juga tidak ragu untuk menanamnya, anggota gapoktan kita hampir semua ikut menanam varietas baru ini.” ucapnya.

Lihat juga...