Distan Kendari Mulai Garap Lahan Tidur

KENDARI — Dinas Pertanian Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai menggarap lahan tidur yang ada di daerah tersebut agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kegiatan pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Kendari Sitti Ganef mengatakan pihaknya mulai kembali menggarap dan mengelola lahan tidur atau tidak terolah untuk dijadikan lahan baru penanaman padi atau jenis tanaman lainnya.

“Lahan tidur yang ada di Kota Kendari, Alhamdulillah saat ini sebagian besar sudah kita mulai garap,” kata dia di Kendari, Jumat (21/5/2021).

Ia menyampaikan, upaya mengelola lahan tidur di daerah tersebut untuk membantu pertumbuhan perekonomian daerah itu.

“Kalau misalnya ada lahan-lahan kering, maka kami akan upayakan untuk dikelola dengan baik. Kebetulan kita ada program untuk penanaman jenis tanaman yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini jumlah keseluruhan area pertanian di kota itu sekitar 11.000 hektare yang terdiri dari pertanian tanaman pangan, hortikultura, termasuk peternakan, hanya saja belum dikelola secara keseluruhan.

“Kita terus berusaha agar 11.000 hektare bisa dikelola semuanya. Kalaupun ada lahan kering nanti bisa kita manfaatkan untuk ditanami padi gogo yang memang cocok di lahan kering dan bukan padi sawah, dan juga tanaman-tanaman hortikultura lainnya,” tutur dia.

Ia pun menjelaskan, ke depan pihaknya akan mendapat bantuan agroklimat dari Kementerian Pertanian yang nantinya akan melihat keadaan iklim di Kota Kendari terkait bulan basah dan bulan kering secara berurutan yang akan menjadi acuan untuk kegiatan di sektor pertanian khususnya pada tanaman pangan.

“Dalam waktu dekat pihak Kementerian akan datang untuk melihat proses-proses perairan kita ini supaya bisa panen tiga kali dalam setahun,” jelasnya. (Ant)

Lihat juga...