H+2 Lebaran Objek Wisata di Lamsel, Sepi

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Larangan mudik saat lebaran Idulfitri berdampak sepinya destinasi wisata. Sejumlah objek wisata yang ada di kota Kalianda, Lampung Selatan, di antaranya wisata kuliner Dermaga Bom Kalianda dan Air Panas Kalianda, ditutup. Akses masuk ke objek wisata tersebut bahkan diberi portal yang tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

Menyiasati kondisi tersebut, sejumlah warga memilih mendatangi pantai terbuka. Viviani, warga Sidomulyo, mengaku mengajak anggota keluarganya ke pantai Maja. Pantai terbuka yang bisa digunakan untuk berenang itu berada dekat lokasi air panas. Sejumlah warga memilih berenang di lokasi Air Panas Kalianda.

Menurut Viviani, normalnya saat lebaran pertama dan ke dua objek wisata bahari ramai dikunjungi.

Viviani (kiri,) mengajak keluarga menikmati pantai Maja, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Jumat (14/5/2021). -Foto: Henk Widi

“Sejumlah destinasi wisata yang berpotensi menimbulkan kerumunan seperti Dermaga Bom Kalianda diberi palang bambu pada pintu masuk, sebagian bahkan portal besi sehingga kendaraan tidak bisa masuk untuk berwisata,” terang Viviani, saat ditemui Cendana News, Jumat (14/5/2021).

Viviani juga menyebut telah mencoba mengunjungi sejumlah pantai di Kalianda. Namun destinasi pantai Embe, pantai Bagus, pantai Kedu Warna dan sejumlah pantai ditutup untuk umum. Beruntung, alternatif destinasi pantai yang bisa dipergunakan oleh keluarganya merupakan pantai terbuka yang tidak dikelola.

Lengangnya objek wisata terpantau Cendana News di dermaga Bom Kalianda. Area objek wisata yang dikenal dengan land mark dua payung ukuran besar, amphiteater, terlihat sepi. Ratusan pedagang yang kerap berjualan makanan, minuman ringan memilih menutup lokasi usaha. Selain itu, kegiatan pasar ikan higienis yang berada di area dermaga bom juga tutup.

Zubaidah, salah satu warga di dermaga Bom, mengaku wahana permainan anak-anak sementara tutup. Sejumlah warung yang tetap buka dominan warga yang menyediakan kebutuhan nelayan. Memasuki hari ke dua lebaran, nelayan yang bersandar di dermaga Bom Kalianda masih melakukan tradisi ngebabang atau pulang kampung.

“Hanya ada beberapa nelayan lokal di dermaga Bom Kalianda yang tetap menjaga perahu,”cetusnya.

Tetap buka saat libur lebaran, destinasi wisata alam Bukit Pematang Sunrise menjadi destinasi alternatif warga.

Ardi Yanto, salah satu pengurus destinasi wisata alam mengaku tidak menutup area wisata perbukitan tersebut. Ia beralasan, sebelum ada larangan mudik dan larangan penutupan objek wisata, pengunjung sudah terlihat sepi.

Ardi Yanto bilang, sebelum pandemi Covid-19 kunjungan wisatawan mencapai ratusan orang. Namun hari ke dua lebaran, pengunjung hanya mencapai puluhan orang. Lokasi destinasi yang ada di puncak bukit itu tetap dibuka dengan menjalankan protokol kesehatan. Area wisata yang berada di alam terbuka, juga tidak berpotensi menimbulkan kerumunan imbas sepinya pengunjung.

Lihat juga...