Hasil Tangkapan Nelayan Teluk Betung Meningkat Jelang Lebaran

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Hasil tangkapan ikan laut nelayan di perairan Teluk Betung, Bandar Lampung meningkat jelang lebaran. Meningkatnya hasil saat memasuki fase bulan mati memberikan keuntungan tersendiri bagi nelayan.

Sabtudin, nelayan dengan perahu kasko menyebut hasil tangkapan mencapai ratusan kilogram jenis ikan perairan dalam. Jenis ikan manyung, simba, tenggiri, tongkol paling banyak diminati karena akan dipergunakan untuk sajian kuliner istimewa saat lebaran.

“Hasil tangkapan ikan langsung dilelang pada tempat pendaratan ikan dengan hasil penjualan digunakan sebagai penutup biaya operasional melaut, sebagian untuk membayar upah para bidak serta tunjangan hari raya untuk dibelikan kebutuhan keluarga,” terang Sabtudin saat ditemui Cendana News, Senin (10/5/2021).

Hasil tangkapan ikan laut nelayan menurut Sabtudin akan dipergunakan untuk sejumlah keperluan. Selain dipergunakan untuk konsumsi pada sejumlah olahan kuliner, juga menjadi bahan ikan asin, ikan giling.

Marsudi, salah satu nelayan tangkap menyebut jenis ikan sembilang diperoleh dengan pancing dan bubu. Hasil tangkapan ikan kerap dijual kepada pedagang keliling. Jenis ikan sembilang  jadi salah satu bahan untuk pembuatan pindang, ikan asap dan semur.

Hasil tangkapan ikan Marsudi, nelayan tangkap di Kota Karang, Teluk Betung Barat, Bandar Lampung jenis sembilang jadi salah satu bahan pembuatan kuliner pindang, Senin (10/5/2021). Foto: Henk Widi

Nelayan sebutnya ikut memenuhi kebutuhan prepekan lebaran untuk konsumsi. Aktivitas mencari ikan bagi sebagian nelayan sebut Marsudi akan diakhiri dua hari sebelum lebaran. Pemilik bubu dari kawat itu menyebut hari terakhir melaut dipergunakan olehnya untuk memasang bubu. Bubu akan diangkat sehari hingga dua hari setelah lebaran.

“Bubu yang kami pasang akan menghasilkan tangkapan berupa lobster, ikan sembilang,”ulasnya.

Permintaan ikan laut jelang prepekan yang meningkat diakui Hermanto. Ikan jenis tertentu akan digunakan untuk membuat hidangan istimewa saat ramadan dan lebaran. Pelanggan sebutnya kerap memilih ikan kepala simba, manyung dan sembilang untuk kuliner gulai, asam pade, pindang yang jadi pelengkap menikmati buras, lontong.

Meski permintaan meningkat, harga ikan laut sebutnya tidak naik. Rata rata ikan laut dijual mulai harga Rp35.000 hingga Rp100.000 per kilogram.

Saryanti, salah satu konsumen menyebut ikan laut jadi alternatif bahan kuliner saat lebaran. Ia memilih membeli ikan hasil pelelangan di Gudang Lelang, Teluk Betung. Sebelum nelayan istirahat melaut dan pedagang libur ia membeli sejumlah ikan segar. Alternatif olahan ikan menjadi sajian bagi keluarga yang menghindari daging sapi, ayam. Olahan ikan laut disajikan sebagai menu istimewa saat lebaran.

Lihat juga...