Hingga 19 Mei 2021, Pendapatan Uji KIR Pemkot Pekanbaru Mencapai Rp2 Miliar

Petugas mengecek kendaraan saat melakukan uji KIR – Foto Ant

PEKANBARU – Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor (UPT-PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkot Pekanbaru, membukukan pendapatan dari layanan uji KIR kendaraan pengangkut penumpang dan barang sekitar Rp2 miliar.

Jumlah tersebut adalah pendapatan yang diterima untuk periode Januari-19 Mei 2021. “Perolehan retribusi KIR sekitar Rp2 miliar tersebut menunjukkan tren yang cukup positif dan optimistis bisa mencapai target yang ditetapkan di 2021 sebesar Rp6 miliar,” kata Kepala Dishub Pekanbaru, Yuliarso, Rabu (26/5/2021).

Menurutnya, Pekanbaru optimistis dapat memenuhi target perolehan retribusi KIR, yang ditetapkan untuk 2021 tersebut. Hal itu merujuk perolehan retribusi di triwulan I-2021, yang cukup besar yaitu mencapai Rp1,89 miliar, meski dihasilkan di tengah situasi pandemi COVID-19. “Untuk mendukung target pendapatan uji KIR tersebut, Dishub Pekanbaru terus gencar mengimbau pemilik kendaraan pengangkutan orang dan barang agar melakukan pengujian kendaraan tepat pada waktu,” tandasnya.

Dishub Pekanbaru disebutnya, sudah menyurati perusahaan, agar menguji kendaraan mereka secara berkala. Imbauan juga sudah disampaikan melalui media sosial. KIR, berasal dari bahasa Belanda yakni KEUR, yaitu rangkaian kegiatan uji kendaraan sebagai tanda jika kendaraan tersebut secara teknis layak untuk digunakan di jalan raya. Uji KIR, mutlak dilakukan para pemilik kendaraan angkutan, yang berplat nomor kuning atau hitam. Baik, angkutan penumpang maupun angkutan barang barang. (Ant)

 

Lihat juga...