Lebaran CDN

Jelang Larangan Mudik, BPS Catat Lonjakan Penumpang Pesawat di Sulteng

PALU — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat lonjakan penumpang pesawat di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menjelang pemberlakuan kebijakan larangan mudik mulai 6 hingga 17 Mei 2021.

Kepala BPS Sulteng Dumangar Hutauruk di Palu, Selasa, menerangkan dibandingkan dengan Februari 2021, pada Maret 2021 terjadi peningkatan frekuensi penerbangan pesawat berangkat dan datang masing-masing sebesar 42,81 persen dan 43,66 persen.

Jumlah aktivitas penumpang berangkat dan datang mengalami peningkatan masing-masing sebesar 51,41 persen dan 47,48 persen.

“Pada bulan Maret 2021, dari sebanyak 815 frekuensi penerbangan datang melalui lima bandar udara utama di Sulteng, terdapat 58.594 aktivitas penumpang yang terdiri 28.540 orang penumpang berangkat, 28.986 orang penumpang datang, dan 1.068 orang penumpang transit,” katanya.

Ia menerangkan 58.594 penumpang tersebut hanya dilayani melalui Bandar Udara Mutiara Sis Aljufri di Kota Palu sebanyak 40.599 orang, Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir di Kabupaten Banggai sebanyak 12.331 orang, Bandar Udara Bungku di Kabupaten Morowali sebanyak 5.297 orang, Bandar Udara Sultan Bantilan di Kabupaten Tolitoli sebanyak 142 orang, dan Bandar Udara Tanjung Api di Kabupaten Tojo Una-Una sebanyak 225 orang.

Selain itu, lanjut Dumangar, volume barang yang dibongkar melalui bandar udara di Sulteng selama Maret tercatat 833,30 ton atau naik 17,81 persen dibandingkan Februari.

“Sementara itu, barang yang dimuat tercatat 314,55 ton atau naik 9,45 persen,” katanya. [Ant]

Lihat juga...