Jelang Lebaran, Warga Bandar Lampung Mulai Berburu Kue Kering

Editor: Maha Deva

LAMPUNG – Menjelang Idulfitri 1442 Hijriah, warga Bandar Lampung mulai berburu kue kering, untuk melengkapi hidangan yang disajikan saat lebaran.

Kue kering seperti nastar dan kastengel, dan berbagai jenis roti. Serta perlengkapan rumah tangga dan alat kebersihan rumah juga banyak diburu. Barang-barang tersebut selain akan digunakan sendiri, juga untuk membuat parsel lebaran. Tidak bolehnya untuk mudik, menjadikan parsel sebagai pengganti alat silaturahmi. Parsel dikirimkan melalui jasa pengantaran, dengan harga Rp300.000 hingga Rp500.000.

Seperti yang dilakukan warga Bandar Lampung Hardiman, yang mengaku berbelanja untuk membuat parsel, sebagai hantaran untuk sanak saudara dan kerabat yang ada di Pringsewu, Metro dan Sukadana.

Sebagai ungkapan tetap merayakan lebaran, Hardiman berencana mengirim kue hantaran ke kerabat. “Pusat perbelanjaan dengan stok sejumlah kue kering juga menyediakan sejumlah parsel yang siap dikirim dengan harga bervariasi, sebagian kue kering lain telah dibuat oleh istri di rumah untuk menjamu tamu tetangga saat Idulfitri pekan depan,” terang Hardiman, kepada Cendana News, Sabtu (8/5/2021) sore.

Selain berburu kue kering, warga juga menyempatkan untuk membeli pakaian baru, untuk merayakan Idulfitri. Saat hari raya, pakaian dan kue kering menjadi kebutuhan pokok warga. Rujukan masyarakat Bandar Lampung untuk mencari kebutuhan kuliner salah satunya ada di Jalan Batu Sangkar. Sejumlah toko kue kering, sengaja membuak gerainya lebih lama saat mendekati lebaran ini.

Rudi, pemilik toko Selly Kue menyebut, menyediakan kue kering yang tidak ada di toko modern. Kue kering milik Rudi dijual mulai harga Rp30.000 hingga Rp100.000 perkilogram. “Saya menyediakan kue kering tradisional yang hanya disediakan di toko kue sehingga pelanggan tetap datang,” cetusnya.

 

Lihat juga...