Kadin Bekasi Targetkan 500 UMKM Miliki IPRT

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Bekasi, Jawa Barat, M Gunawan mendorong pelaku UMKM  di wilayah setempat mengurus sertifikat keamanan izin kesehatan pangan industri rumah tangga (IPRT). KADIN Kota Bekasi telah menargetkan setahun ini 500 pelaku UMKM memilikinya IPRT.

“Ini penting untuk jaminan keamanan produk bagi pelaku UMKM untuk pelanggannya. Terutama bidang kluster olahan pangan, soal sertifikasi penting,” ungkap Gunawan kepada Cendana News, Selasa (25/5/2021).

Dikatakan sertifikasi IPRT menjadi salah satu poin jaminan produk kepada konsumen baru dan lama. Di samping itu sebagai penambah kepercayaan tentunya untuk mampu bersaing baik lokal dan internasional.

Ketua Kadin Kota Bekasi M Gunawan, mendorong pelaku UMKM kluster makanan minum mengurus IPRT, Selasa (25/5/2021). -Foto: M. Amin

Menurutnya, berbagai produk olahan pangan di kota Bekasi, sudah memiliki rasa yang standar, tapi menjadi tantangan agar melengkapi sertifikasi produk, khususnya izin kesehatan IPRT untuk produk tersebut mampu berdaya saing di pasar retail maupun tradisional.

“Olahan rasa dari beragam produk makanan sudah sangat enak, yang di tawarkan pelaku UMKM di Kota Bekasi. Sekarang ‘PR’ nya di IPRT. Agar mampu bersaing dan menjangkau pasar lebih luas,”ungkap Gunawan saat melihat pameran UMKM di Bekasi.

Wakil Ketua Kadin Bidang UMKM dan Koperasi, Aji Alisyahbana, menambahkan saat ini, Kadin Kota Bekasi bersama Pemerintah Kota Bekasi terus melakukan komunikasi kepada para pelaku UKM. Berbagai program disiapkan seperti pelatihan dan sertifikat IPRT sendiri bagi yang belum memilikinya.

“Target Kadin Kota Bekasi 500 pelaku UMKM memiliki IPRT Tahun 2021. Ini merupakan program strategis Kadin Kota Bekasi yang berkelanjutan dalam rangka meningkatkan daya saing produk UMKM Kota Bekasi,” papar Aji.

Aji menambahkan, toko retail modern seperti minimarket, supermarket, maupun market place sudah menerapkan aturan yang tegas, yakni produk UMKM minimal mengantongi sertifikasi IPRT, yang jadi garansi produk kepada pelanggan.

“Untuk proses sertifikasi ini relatif sederhana namun harus mengikuti prosedur yang baik, mulai dari pengecekan komponen, alat produksi sesuai standar atau tidak, dan kebersihannya,”tukasnya.

Lihat juga...